Kasus Hanania Group: Keanu AGL Penuhi Panggilan, Awkarin Mangkir Tanpa Kabar

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Polda Metro Jaya mengawali memeriksa sejumlah influencer yang sempat bekerja sama bersama Hanania Group, dalam penyidikan kasus dugaan penipuan perjalanan umrah PT Khazanah Tamma International.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan, Keanu Angelo telah memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi pada Senin, 8 Juni 2026.

“Benar, pada Senin, 8 Juni 2026, penyidik telah memeriksa Keanu Angelo alias Muhamad Miftahuda sebagai saksi terkait perkara umrah PT Khazanah Tamma International/Hanania Group,” kata Budi Hermanto dalam keterangannya pada Selasa (9/6/2026).

Pemeriksaan terhadap Keanu berlangsung selama enam jam, mengawali pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB. Keanu datang didampingi kuasa hukumnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik melontarkan 28 pertanyaan yang berfokus pada hubungan kerja sama antara Keanu dan Hanania Group.

“Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan 28 pertanyaan yang pada pokoknya mendalami kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran, serta legalitas travel tersebut,” ujar Budi.

Sementara itu, tiga influencer lain yang juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada hari yang sama masih belum hadir. Mereka merupakan Sara Gibson, Audrey Jesselyn, dan Dara Arafah.

Menurut Budi, ketiganya telah dijadwalkan ulang demi diperiksa pada Jumat, 12 Juni 2026.

“Adapun influencer lain yang dijadwalkan pada hari yang sama yakni Sarah Gibson, Audrey Jesslyn, dan Dara Arafah, masih belum hadir dan dijadwalkan ulang demi pemeriksaan pada 12 Juni 2026,” tuturnya.

Di sisi lain, Karin Novilda atau Awkarin juga tidak memenuhi panggilan penyidik. Polisi menyebut selebgram tersebut tidak menyerahkan keterangan terkait ketidakhadirannya.

“Sementara itu, Karin Novilda tidak hadir tanpa keterangan,” ujar Budi.

Kasus Hanania Group mencuat setelah sejumlah calon jemaah menginformasikan tidak berhasil berangkat umrah meski telah menyetorkan biaya perjalanan. 

Dalam penyelidikan yang berjalan, pihak kepolisian turut mendalami kerja sama promosi yang sempat dilakukan korporasi tersebut bersama sejumlah influencer demi menelusuri aliran dana dan bentuk kerja sama yang terjadi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *