MediaMerdeka.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian meninjau pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kampung Mosso, Kecamatan Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Minggu (21/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan demi mengonfirmasi program perumahan rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto berjalan bersama baik, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
“Jadi pada hari ini kita datang ke titik ini, simbol sebetulnya, simbol demi melaunching kegiatan renovasi atau bedah rumah sesejumlah [22.379 rumah di seluruh wilayah Tanah Papua dan khusus Provinsi Papua sesejumlah 4.500 rumah],” ujar Tito.
Tito menerangkan, program perumahan rakyat merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo terhadap masyarakat sekitar, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Karena itu, ia mengajak kepala daerah demi mendukung penuh pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan makin luas oleh masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Tito bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dan pihak terkait lainnya berdialog langsung bersama dua penerima bantuan, yakni Jems Nufri dan Sem Nota Foa, yang telah lama bermukim di Kampung Mosso.
Saat meninjau kondisi rumah keduanya, Tito menilai bangunan tersebut memang layak memperoleh bantuan BSPS. Kondisi rumah merasakan kerusakan berat yang ditandai bersama dinding lapuk, fondasi yang kurang kokoh, serta atap yang kerap bocor saat hujan.
Menurut Tito, tingginya angka rumah tidak layak huni di wilayah Tanah Papua menjadi salah satu alasan pentingnya dukungan seluruh pihak terhadap program tersebut.
“Kalau dihitung persentase yang senantiasa tertinggi di Papua Raya, satu dari tiga orang memiliki rumah yang tidak layak, 30 persen. Dan itu tidak akan barangkali diberakhirkan oleh APBD lantaran APBD telah fokusnya pada pendidikan, kesehatan, jalan, belanja pegawai,” sambung Tito.
Ia mengimbuhkan, keterlibatan pihak pemerintah pusat melalui Keaparatur negara kementerianan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menjadi langkah strategis demi mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di daerah.
“Itu amat lompatan yang masih belum sempat ada semasih belumnya, masih belum sempat. Sudah [mari kepala daerah demi] dukung penuh,” tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri, Wali Kota Jayapura Adapati Rollo, serta sejumlah aparatur negara terkait lainnya.***
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

