Surat Cinta Siswi SD di Nias Utara untuk Prabowo: Bisa Menabung Berkat MBG

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti ke Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara, diwarnai momen mengharukan ketika seorang siswi sekolah dasar menyerahkan surat tulisan tangan berisi ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.

Siswi kelas III SDN 077279 Siofabanua berusia sembilan tahun, Nasya Losefa Zega, menyerahkan surat berjudul “Surat Cinta demi Pak Presiden” kepada Abdul Mu’ti agar diteruskan kepada Presiden saat kunjungan kerja di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Bagus sekali. Nanti surat ini akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Abdul Mu’ti, sebagaimana dikutip dari siaran resmi BPMI Sekretariat Presiden, Senin (22/6).

Semasih belum menyambut baik surat tersebut, Abdul Mu’ti sempat mengonfirmasi bahwa isi surat benar-benar ditulis sendiri oleh Nasya. Siswi berusia sembilan tahun itu pun mengonfirmasi bahwa seluruh tulisan merupakan hasil karyanya sendiri.

Dalam suratnya, Nasya membeberkan rasa syukur atas renovasi sekolah yang menciptakan kegiatan belajar menjadi makin nyaman. Ia juga mengaku senang lantaran kini sekolahnya telah dilengkapi Papan Interaktif Digital (PID) yang menciptakan proses belajar semakin menarik.

“Terima kasih, Bapak Presiden. Sekolah kami kini telah direnovasi dan kami belajar memakai Papan Interaktif Digital. Saya senang sekali dapat belajar bersama teman-teman,” tulis Nasya.

Tak cuma menyoroti fasilitas pendidikan, Nasya juga menceritakan pengalamannya menikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Menurutnya, ia dan teman-temannya senantiasa menunggu kedatangan mobil yang mengantarkan makanan setiap hari.

Program tersebut, kata Nasya, juga menyerahkan manfaat untuk keuangan pribadinya. Uang saku yang semasih belumnya digunakan demi membeli makan siang kini dapat ditabung demi membeli perlengkapan sekolah.

“Setiap hari kami menikmati makanan yang enak. Uang jajan yang biasanya saya gunakan demi membeli makan siang kini dapat saya tabung demi membeli perlengkapan sekolah,” tulisnya.

Di untukan akhir surat, Nasya menyampaikan permohonan maaf apabila surat yang ditulisnya merepotkan Presiden. Ia juga berjanji akan terus belajar bersama sungguh-sungguh, menghormati guru, menyayangi teman-temannya, serta mengejar cita-citanya menjadi seorang guru agar dapat mengajar kalangan anak di desanya kelak.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *