Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Di tangan orang yang tepat, keterbatasan bukanlah tembok penghalang, melainkan batu loncatan.

Itulah yang dibuktikan oleh Suparto, seorang wiraswasta asal Situbondo, Jawa Timur, yang kini sukses mencuri perhatian di jagat digital sebagai konten kreator eFootball.

Bukan sekadar bermain game, pria kelahiran 13 Agustus 1992 ini memilih jalur yang unik dan sarat nasionalisme: ia mendedikasikan seluruh kontennya demi mengangkat skuad Timnas Indonesia di lapangan hijau virtual.

Di saat mayoritas kreator gaming berlomba-lomba memamerkan pemain bintang dunia bagaikan Messi atau Ronaldo, Suparto justru tampil beda.

Ia memilih setia bersama talenta-talenta lokal dalam game eFootball. Baginya, pemain Indonesia punya daya tarik tersendiri yang layak disejajarkan bersama bintang internasional.

“Saya ingin memperlihatkan bahwa pemain Indonesia juga dapat menjadi pusat perhatian. Bukan cuma pemain luar negeri yang layak ditonjolkan,” kata Suparto bersama penuh keyakinan.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Lewat kontennya, Suparto ingin menularkan semangat nasionalisme melalui ruang digital.

Ia ingin para penontonnya merasa bangga saat menyaksikan Garuda terbang tinggi, meski dalam balutan simulasi permainan.

Menonton kanal Suparto bukan cuma soal menyaksikan bola masuk ke gawang. Ia meramu kontennya bersama nilai edukasi yang kental.

Suparto rajin memuntukkan racikan strategi, komposisi tim yang ideal, hingga taktik jitu yang dapat langsung dipraktikkan oleh para penggemar e-sports.

“Saya tidak ingin sekadar menciptakan konten yang ramai ditonton. Saya ingin konten saya punya manfaat, terutama untuk teman-teman yang ingin belajar strategi bermain eFootball,” ujar lelaki yang dikenal gigih ini.

Kesuksesan Suparto pada saat ini merupakan buah dari tempaan masa lalu yang penuh perjuangan.

Tumbuh dalam kesederhanaan di Situbondo mengajarkannya bahwa kesuksesan tidak datang dalam semalam.

Kedisiplinan sebagai wiraswasta ia bawa ke dunia kreatif: konsistensi merupakan harga mati.

Prinsipnya sederhana namun kuat: Identitas dan Konsistensi. Ia percaya bahwa demi dikenal di dunia digital yang padat, seseorang wajib berani tampil bersama jati diri sendiri.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *