MediaMerdeka.com – Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional secara nasional kembali bergerak bervariasi pada Rabu (1/7/2026).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.12 WIB, penurunan terjadi pada komoditas cabai, telur ayam ras, hingga daging ayam. Sementara itu, harga minyak goreng kemasan dan bawang putih justru merasakan kenaikan.
Penurunan harga teramat tajam terjadi pada cabai rawit merah yang turun 8,61 persen atau Rp6.050 menjadi Rp64.250 per kilogram (kg). Selanjutnya, cabai merah besar turun 3,78 persen atau Rp2.050 menjadi Rp52.200 per kg.
Cabai merah keriting juga ikut melemah 3,35 persen atau Rp1.800 menjadi Rp52.000 per kg. Sementara cabai rawit hijau turun 4,58 persen atau Rp2.400 menjadi Rp50.050 per kg.
Komoditas protein hewani turut memperlihatkan tren penurunan. Harga telur ayam ras segar turun 1,18 persen atau Rp350 menjadi Rp29.400 per kg. Daging ayam ras segar turun tipis 0,27 persen atau Rp100 menjadi Rp37.050 per kg.
Di kelompok daging sapi, harga daging sapi kualitas 2 turun 0,04 persen atau Rp50 menjadi Rp140.800 per kg. Adapun daging sapi kualitas 1 justru naik tipis 0,07 persen atau Rp100 menjadi Rp149.900 per kg.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang turun 4,47 persen atau Rp2.300 menjadi Rp49.150 per kg. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang naik 1,83 persen atau Rp800 menjadi Rp44.400 per kg.
Harga gula pasir juga bergerak beragam. Gula pasir lokal turun 0,26 persen atau Rp50 menjadi Rp19.050 per kg, sementara itu gula pasir kualitas premium naik tipis 0,25 persen atau Rp50 menjadi Rp20.300 per kg.
Sementara itu, harga minyak goreng masih memperlihatkan tren kenaikan. Minyak goreng curah naik 0,24 persen atau Rp50 menjadi Rp20.650 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 0,41 persen atau Rp100 menjadi Rp24.300 per kg, sementara itu minyak goreng kemasan bermerek 2 naik 0,43 persen atau Rp100 menjadi Rp23.500 per kg.
Di sisi lain, harga beras relatif stabil. Beras kualitas bawah I naik tipis 0,34 persen atau Rp50 menjadi Rp14.700 per kg, sementara itu beras kualitas bawah II bertahan di Rp14.500 per kg.
Beras kualitas medium I dan medium II juga tidak merasakan perubahan, masing-masing berada di level Rp16.300 per kg dan Rp16.100 per kg. Sementara itu, beras kualitas super I tetap di Rp17.600 per kg dan beras kualitas super II bertahan di Rp17.100 per kg.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

