Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Suasana tenang menjelang waktu Maghrib di Kampung Rawajulang, Cikarang Barat, berubah menjadi mencekam pada Minggu (31/5/2026). Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan limbah plastik dan bersama cepat merambat ke pemukiman padat penduduk yang berada di sekelilingnya.

Kejadian yang bermula sekitar pukul 17.30 WIB tersebut memicu kepanikan luar biasa. Material plastik dan kain yang tertumpuk di dalam gudang menciptakan si jago merah membumbung tinggi dan menyambar apa pun yang ada di dekatnya, termasuk kendaraan dan rumah tinggal.

Ferdi (25), salah seorang masyarakat sekitar setempat yang berada di lokasi saat api mengawali mengamuk, menceritakan bagaimana kobaran api tak terkendali menjangkau bangunan rumah masyarakat sekitar.

“Api dari gudang merembet ke sejumlah rumah. Saya masih belum tahu penyebabnya dari mana tapi gudang itu berisi limbah plastik,” kata Ferdi di lokasi, Minggu malam.

Melihat api yang terus meluas, masyarakat sekitar bergerak cepat mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam rumah mereka. Selain menghanguskan setidaknya tiga unit rumah, satu unit truk yang terparkir di area gudang juga dilaporkan hangus dilalap api.

“Sudah ada sejumlah rumah yang terkena. Tadi masyarakat sekitar sempat mengamankan barang-barang dari rumah,” ujarnya.

Besarnya skala kebakaran memaksa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi mengimbau bantuan tambahan dari wilayah tetangga dan sektor industri. Sesejumlah 12 unit armada pemadam kebakaran akhirnya diterjunkan ke lokasi, termasuk bantuan dari Damkar Kota Bekasi, pengelola kawasan industri MM2100, hingga unsur aparat TNI.

Komandan Pleton 3 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho, menerangkan bahwa pihaknya wajib menambah kekuatan armada lantaran api sulit dijinakkan.

“Awalnya mengerahkan tiga unit dari Mako Cibitung. Karena api cukup besar, kami juga mengimbau bantuan dari berbagai sektor termasuk Damkar Kota Bekasi,” kata Adhi.

Petugas di lapangan menyikapi tantangan berat lantaran karakteristik material yang terbakar merupakan bahan yang amat mudah menyulut api kembali. Proses pendinginan pun memakan waktu hingga berjam-jam setelah api utama sukses dikuasai.

“Saat ini kami masih terus berupaya memadamkan api yang masih tersisa di area gudang. Beruntung tidak ada pihak korban jiwa maupun luka. Soal penyebab kejadian, biar nanti dari pihak kepihak kepolisianan yang menerangkan setelah proses penyelidikan,” pungkas Adhi.

Hingga berita ini diturunkan, lokasi kebakaran masih dalam pengamanan petugas guna mengonfirmasi tidak ada titik api baru yang muncul. Sementara itu, kerugian materiil akibat hangusnya gudang, rumah, dan satu unit truk tersebut diperkirakan mencapai angka yang cukup besar

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *