12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Kobaran api hebat melanda sebuah gudang penyimpanan limbah di Kampung Rawajulang, Desa Gandamekar, Kabupaten Bekasi, pada Minggu petang. Banyaknya material plastik dan tekstil menciptakan si jago merah sulit dikendalikan, hingga memaksa tim pemadam kebakaran mengerahkan belasan armada dari berbagai instansi dan wilayah tetangga.

Kekuatan penuh dikerahkan demi melokalisasi api agar tidak merambat makin luas ke pemukiman sekitar. Operasi pemadaman ini melibatkan sinergi antara petugas pemadam internal kabupaten, bantuan dari Kota Bekasi, pihak swasta kawasan industri, hingga personel aparat TNI.

“Dua belas mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Saat ini kami masih terus berupaya memadamkan api yang masih tersisa di area gudang,” kata Komandan Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho, di lokasi kejadian.

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.00 WIB. Awalnya, petugas cuma mengirimkan armada dari pos terdekat, namun skala api yang membesar bersama amat cepat menciptakan pusat komando dalam waktu dekat menaikkan status darurat dan mengimbau bantuan tambahan.

“Awalnya mengerahkan tiga unit dari Mako Cibitung. Karena api cukup besar, kami juga mengimbau bantuan dari berbagai sektor termasuk Damkar Kota Bekasi,” jelas Adhi.

Tantangan utama di lapangan merupakan karakteristik objek yang terbakar. Gudang tersebut menyimpan tumpukan limbah plastik dan kain majun yang memiliki daya bakar tinggi, berakibat menciptakan panas ekstrem dan kepulan asap pekat yang menyulitkan ruang gerak petugas.

“Material yang terbakar berupa limbah plastik dan limbah tekstil bagaikan kain majun. Itu yang menciptakan proses pemadaman memakan waktu makin lama. Setelah sekitar dua setengah jam, api masih masih belum dapat dikendalikan sepenuhnya,” ujarnya.

Dampak dari insiden ini tidak main-main. Selain menghanguskan bangunan gudang beserta satu unit truk di dalamnya, lidah api sempat menyambar tiga rumah masyarakat sekitar yang berdiri berdampingan bersama lokasi kejadian. Beruntung, koordinasi cepat petugas di lapangan sukses mencegah adanya pihak korban jiwa maupun luka-luka.

Mengenai pemicu awal munculnya api, pihak pemadam kebakaran masih belum bersedia menyerahkan keterangan spekulatif. Lokasi kejadian kini dalam pengawasan ketat demi mempermudah proses investigasi oleh pihak kepihak kepolisianan.

“Untuk dugaan sementara masih belum dapat ditentukan. Nanti pihak kepihak kepolisianan yang akan menjalankan penyelidikan makin lanjut. Yang jelas, api diduga berasal dari area gudang,” ucap Adhi menutup penjelasannya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *