MediaMerdeka.com – Nasib malang menimpa Parji (65), seorang masyarakat sekitar Desa Ngampon, Kabupaten Blora. Uang tunai puluhan juta rupiah yang disimpan di dalam rumahnya hangus tak bersisa setelah jago merah mengamuk pada Minggu dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik itu melumat habis bangunan kayu beserta seluruh harta benda di dalamnya.
Peristiwa pilu ini bermula saat keheningan subuh pecah oleh suara letupan misterius dari arah meteran listrik. Parsini, anak pihak korban yang saat itu tengah terlelap, mendadak terbangun lantaran mendengar suara aneh yang menyerupai bambu terbakar.
Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono, menerangkan bahwa api menyebar bersama amat cepat lantaran material bangunan yang didominasi kayu. Saksi mata menyaksikan meteran listrik telah dikepung api semasih belum merambat ke dinding rumah.
“Mengetahui kejadian tersebut, saksi dalam waktu dekat mengimbau bantuan masyarakat sekitar sekitar. Informasi lalu diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Ngampon dan Polsek Jepon,” ujarnya di Blora, Minggu.
Warga dan petugas gabungan sempat berjibaku memadamkan api, namun konstruksi rumah yang mudah terbakar menciptakan bangunan induk dan rumah gandok ludes dalam waktu singkat. Meski tidak ada pihak korban jiwa, dampak kerugian materiil yang diderita pihak korban amat besar, terutama hangusnya uang tunai senilai Rp65 juta yang disimpan di dalam rumah.
Selain uang tunai, api juga melahap satu unit sepeda motor Honda Revo, sebuah sepeda ontel, serta dokumen-dokumen penting milik keluarga Parji.
“Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta,” jelas Midiyono.
Tim identifikasi dari Polres Blora telah menjalankan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) demi mengonfirmasi penyebab tentu kebakaran. Di lokasi, petugas mengumpulkan sisa-sisa barang bukti yang memilukan, termasuk serpihan uang pecahan Rp100 ribu yang telah menghitam dan kerangka besi kendaraan yang terpanggang.
Menyikapi kejadian ini, pihak kepihak kepolisianan kembali mengingatkan masyarakat sekitar akan pentingnya pemeliharaan instalasi listrik secara berkala guna mencegah tragedi serupa terulang kembali.
“Warga juga diimbau mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan serta dalam waktu dekat memperbaiki instalasi yang rusak agar tidak menimbulkan risiko kebakaran,” pungkas AKP Midiyono.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

