MediaMerdeka.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membeberkan sesejumlah 222 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah rampung dibangun demi mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dody menyebutkan pembangunan ratusan SPPG tersebut menjadi untukan dari upaya pihak pemerintah memperluas jangkauan program MBG hingga ke daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Menurut dia, pada saat ini seluruh bangunan SPPG yang telah berakhir dibangun tengah memasuki tahap serah terima kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang akan mengoperasikan fasilitas tersebut.
Ia menuturkan pihaknya juga akan berkoordinasi bersama pimpinan baru BGN demi mengonfirmasi seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dalam waktu dekat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
“Saat ini sedang berproses serah terima bersama BGN. Mungkin BGN akan mengecek satu per satu. Namun, secara utuh telah berakhir seluruh,” kata Dody kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).
Ia menerangkan seuntukan SPPG yang telah dibangun berada di wilayah 3T, termasuk di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini dan PLBN Motamasin di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Dody, pembangunan fasilitas tersebut bertujuan memperkuat layanan pemenuhan gizi masyarakat sekitar di daerah perbatasan dan wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan publik.
SPPG yang dibangun pihak pemerintah juga telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung operasional. Mulai dari dapur utama, area pencucian alat dan bahan makanan, gudang kering dan gudang basah, hingga ruang penyimpanan peralatan.
Selain itu, tersedia pula area parkir, jaringan air bersih, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), ruang panel, tempat pembuangan sampah (TPS), serta sarana penunjang lainnya.
Dody menginginkan keberadaan fasilitas tersebut dapat mempercepat pemerataan layanan MBG sekaligus mengonfirmasi masyarakat sekitar di daerah terpencil memperoleh akses terhadap makanan bergizi.
“Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan makanan bergizi untuk masyarakat sekitar, termasuk di daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dody menerangkan SPPG di PLBN Wini dibangun di atas lahan seluas 1.408,63 meter persegi yang berada di Kabupaten Timor Tengah Utara. Sementara SPPG di PLBN Motamasin berdiri di atas lahan seluas 1.469,12 meter persegi di Kabupaten Malaka.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

