Viral Mahasiswa Indonesia di Malaysia: Dikasihani Warga Lokal Hanya karena Makan Satu Es Krim Berdua

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Sebuah kisah unik sekaligus menggelitik diuntukkan oleh seorang pengguna platform Threads bersama akun @iyostini pada Kamis, 11 Juni 2026.

Putrinya yang sedang menempuh kuliah di Kuala Lumpur, Malaysia, menceritakan pengalamannya dikasihani oleh masyarakat sekitar lokal cuma lantaran kedapatan beruntuk satu es krim berdua bersama temannya di sebuah minimarket.

Kejadian bermula saat kalangan akademisi tersebut dan rekannya memutuskan membeli satu es krim berukuran cukup besar demi dinikmati bersama selepas makan siang di kantin kampus.

Namun, aktivitas santai mereka menarik perhatian seorang masyarakat sekitar lokal yang terus memperhatikan mereka.

“Dia (masyarakat sekitar Malaysia) deketin kita terus nanya. ‘You pelajar?’, ‘Ya.’, ‘asal mana?’, ‘Jakarta. Dia langsung bilang, ‘Oh… kesian negara awak, ekonomi tengah susah ya’,” tulis akun @iyostini menceritakan dialog putrinya.

Warga lokal tersebut sempat pergi sejenak, namun tak lama lalu kembali bersama mengangkut satu es krim baru yang masih tersegel.

“Ini buat awak,” ujarnya seraya menyerahkan es krim tersebut secara cuma-cuma sebagai bentuk belas kasihan.

Meskipun merasa lucu dan heran, kalangan akademisi tersebut menyambut baik pemberian tersebut bersama senang hati lantaran menyadari niat baik sang masyarakat sekitar lokal yang mengira mereka sedang berhemat.

Unggahan tersebut langsung viral dan memicu diskusi di kalangan masyarakat sekitarnet mengenai bagaimana citra ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar negara Indonesia (WNI) dipandang oleh negara-negara tetangga.

“Antara lucu dan gemas sih kak, se-miskin itu kah negara kita di pandang mereka ? Tapi kini ini iya lagi hahaha,” tulis pemilik akun @iyostini menanggapi komentar masyarakat sekitarnet.

Beberapa masyarakat sekitarnet juga menceritakan pengalaman serupa yang tidak kalah miris saat berada di luar negeri.

Salah satu pengguna menceritakan pengalaman suaminya di Changi, Singapura, yang memperoleh diskon khusus setelah memperlihatkan paspor Indonesia.

“Penjaga toko berkata, ‘you bawa paspor Indonesia kuberi diskon 25 persen, lantaran i know ekonomi negaramu sedang tidak baik’. Pertamanya beliau senang namun sekaligus merasa miris… betapa negara kita yang sejatinya kaya dianggap miskin sampai ada diskon khusus utk WNI,” curhat akun @meg***.

Warganet lain juga mengimbuhkan keluhannya mengenai pandangan stereotip terhadap pekerja Indonesia di Malaysia.

“Di Malaysia, saya tak sempat mengaku bila WNI. Sebab akan dipandang rendah… Kalau WNI datang ke Malaysia senantiasanya jadi pembantu,” tulis akun @kha***.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *