Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Indonesia mengawali mengoperasiikan pesawat amfibi dimana dapat mendarat di darat dan laut atau Seaplane di Banyuwangi. Transportasi ini dapat menjadi alternatif masyarakat sekitar yang ingin berlibur secara mewah.

CEO Santai Seaplane, Wirmandi Sugriat, menyebutkan Banyuwangi dipilih sebagai basis operasi lantaran memiliki posisi strategis dan didukung destinasi wisata kelas dunia.

“Banyuwangi merupakan titik awal yang sempurna demi ekspansi operasional kami. Lokasinya yang strategis, panorama alam yang memukau, serta kepemimpinan daerah yang visioner menjadikannya sebuah hub yang ideal. Hari ini, kami tidak cuma meresmikan pangkalan operasi, namun juga membuka cara baru untuk dunia demi menikmati keindahan Nusantara yang tiada tanding,” ujar Wirmandi Sugriat di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Dari pangkalan operasi tersebut, Santai Seaplane akan melayani berbagai rute wisata premium mengawali dari penerbangan panorama di atas Kawah Ijen dan Gunung Bromo hingga konektivitas cepat menuju Bali, Kepulauan Gili, Lombok, Sumbawa Barat, dan sejumlah destinasi eksklusif lainnya.

Perusahaan juga menyediakan layanan charter privat untuk wisatawan maupun tersangka bisnis yang membutuhkan mobilitas cepat menuju berbagai kota di Jawa Timur bagaikan Surabaya dan Malang.

General Manager Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menilai kehadiran layanan pesawat amfibi tersebut akan memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu gerbang pariwisata penting di Indonesia.

“Kami amat antusias menyambut kehadiran Santai Seaplane di Bandara Internasional Banyuwangi. Operasional ini menghadirkan produk penerbangan unik yang melengkapi infrastruktur yang telah ada, sekaligus mempertegas status bandara kami sebagai gerbang yang berkelanjutan, dinamis, dan terus berkembang di Jawa Timur,” ujar Mohamad Holik Muardi.

Tak cuma menyasar wisatawan domestik, Santai Seaplane juga menargetkan wisatawan mancanegara yang menginginkan akses makin cepat menuju destinasi eksklusif tanpa wajib melalui proses transit panjang di bandara konvensional.

Dalam jangka panjang, korporasi berencana membangun jaringan bandar udara perairan atau water-aerodromes di berbagai wilayah Indonesia. Strategi tersebut diyakini mampu membuka akses ke destinasi wisata terpencil tanpa wajib membangun landasan pacu konvensional yang membutuhkan biaya besar.

Konsep tersebut mendapat dukungan dari Keaparatur negara kementerianan Pariwisata lantaran dinilai sejalan bersama pengembangan pariwisata berkelanjutan dan promosi Wonderful Indonesia.

Santai Seaplane juga menggandeng sejumlah resor mewah, pulau privat, dan eco-lodge eksklusif demi menghadirkan konsep perjalanan “lounge-to-lagoon”, yakni menghubungkan wisatawan dari hub internasional langsung menuju dermaga privat di destinasi wisata premium.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *