Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pengamat Politik, Boni Hargens, mengimbau agar pihak pemerintah memperbesar telinga, agar dapat mendengarkan keluhan masyarakat sekitar bila ada kebijakan yang tidak menyenangkan rakyat.

“Pemerintah juga wajib perbesar telinga demi mendengar dan juga wajib merespons bersama cepat,” kata Boni, dalam Dialog Persatuan Nasional yang digelar Indonesia Milenials Center, di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Saat ini, lanjut Boni, masyarakat sekitar perlu bersatu dan tidak terpolarisasi atas pro-konta kebijakan pihak pemerintah pada saat ini.

“Faksionalisasi, perpecahan di dalam masyarakat sekitar sipil, polarisasi politik, itu terjadi secara vulgar belakangan dan itu yang menciptakan situasi ini tidak menentu. Nah, maka kita butuh persatuan nasional, konsolidasi segala elemen,” jelasnya.

Disisi lain, lanjut Boni, pihak pemerintah juga wajib merespons kehendak rakyat agar terciptanya keselarasan.

“Karena sebetulnya kan niat pihak pemerintah itu amat baik di dalam sejumlah program, bagaikan MBG dan sebagainya. Tetapi ada pelaksanaan yang menurut masyarakat sekitar itu bermasalah, lalu mereka menyampaikan protes,” jelasnya.

“Nah, dalam hal bagaikan ini memang komunikasi itu amat penting,” katanya mengimbuhkan.

Contoh konkret yang dilakukan pihak pemerintah pada saat ini yakni mencopot eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs usai terbukti menjalankan korupsi dan mark up pengadaan.

“Dan langkah pihak pemerintah telah luar biasa menjalankan penegakan hukum, menangkap sejumlah oknum yang memang terlibat di dalam penyalahgunaan program MBG ini dan kita apresiasi itu,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Indonesia Millenials Center, Yerikho Menurung, mengingatkan pentingnya mengkonsolidasikan seluruh elemen masyarakat sekitar demi mewujudkan persatuan nasional.

Menurutnya, tata kelola pihak pemerintahan yang baik tidak akan dapat tercapai tanpa adanya persatuan yang kuat.

“Karena kita anggap demi perbaikan tata kelola pihak pemerintahan yang baik dan benar, butuh persatuan nasional. Karena telah termaktub di dalam sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia, dan itu kita wajib menerapkan secara radikal,” tandasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *