MediaMerdeka.com – Gerakan Nurani Bangsa (GNB) mengungkap adanya kesamaan pandangan bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri terkait sejumlah persoalan yang tengah dihadapi Indonesia.
Kesimpulan itu muncul usai pertemuan Silaturahmi Kebangsaan yang berlangsung di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).
Anggota GNB sekaligus mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menyebutkan, pertemuan tersebut merupakan untukan dari agenda organisasi demi bersilaturahmi bersama tokoh-tokoh bangsa yang sempat mendapat amanah memimpin negara.
“Ini sebenarnya pertemuan yang telah cukup lama dirancang lantaran GNB memiliki agenda mengunjungi tokoh-tokoh bangsa, khususnya mereka yang sempat memperoleh amanah sebagai kepala negara dan wakil kepala negara,” kata Lukman kepada wartawan usai pertemuan.
Menurut dia, semasih belum bertemu Megawati, GNB telah makin dulu menemui Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 KH Ma’ruf Amin.
Lukman menerangkan, tujuan utama pertemuan bukan sekadar menjaga silaturahmi. GNB juga ingin bertukar informasi mengenai kondisi kehidupan bermasyarakat sekitar, pihak pemerintahan, dan kebangsaan yang pada saat ini berkembang di tengah publik.
“Nah, tujuan GNB kali ini menemui Ibu Megawati merupakan selain tentu kami bersilaturahim, menjaga dan memelihara hubungan silaturahim itu, yang tidak kalah pentingnya merupakan kami saling beruntuk informasi terkait situasi dan kondisi kehidupan kemasyarakat sekitaran kita, termasuk tentu kehidupan berpihak pemerintahan dan kehidupan kebangsaan,” terangnya.
Ia membeberkan, selama ini GNB menyambut baik sejumlah masukan dari masyarakat sekitar terkait berbagai persoalan nasional.
Karena itu, mereka merasa perlu mengonfirmasi berbagai informasi tersebut kepada tokoh yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia politik dan pihak pemerintahan.
“Karena kami di GNB juga menyambut baik sejumlah masukan dari masyarakat sekitar dan lantarannya kami perlu mengonfirmasi apakah yang kami miliki, informasi-informasi ini, juga dimiliki oleh Ibu Megawati selaku tokoh yang memang telah memiliki asam garam pengalaman yang amat panjang dalam hidup di dunia politik ini,” tutur Lukman.
Kesamaan pandangan antara GNB dan Megawati juga disampaikan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
“Nampaknya keprihatinan yang digumuli oleh Gerakan Nurani Bangsa sama bersama tokoh-tokoh bangsa yang telah kami jumpai, termasuk bersama Ibu Megawati tadi,” ucap Gomar dalam kesempatan yang sama.
Meski tidak merinci isu yang dibahas secara spesifik, Lukman menyebut materi diskusi berkaitan bersama berbagai perkembangan aktual yang selama ini juga menjadi perhatian publik dan sejumlah diberitakan media massa.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh lintas agama dan akademisi, di antaranya Ignatius Kardinal Suharyo, Romo Franz Magnis-Suseno, Sinta Nuriyah Wahid, Karlina Supelli, Laode M. Syarif, Francisia Seda, hingga Yanuar Nugroho.
Sebagai informasi, Gerakan Nurani Bangsa merupakan kelompok yang beranggotakan sejumlah tokoh lintas agama, akademisi, dan pegiat masyarakat sekitar sipil.
Dalam sejumlah waktu terakhir, kelompok ini aktif menggelar dialog kebangsaan serta menemui sejumlah tokoh nasional demi bertukar pandangan mengenai kondisi demokrasi, pihak pemerintahan, dan kehidupan berbangsa di Indonesia.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

