MediaMerdeka.com – Dunia hiburan Tanah Air tengah diselimuti duka mendalam. Komedian senior Temon Templar mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (12/7/2026) pagi.
Namun, di balik sosoknya yang senantiasa memancing tawa di layar kaca, tersimpan sisi lain yang jarang diketahui publik: Temon merupakan seorang jenius akademik dan pilar keluarga yang luar biasa bertanggung jawab.
Kepergian Temon di usia 59 tahun akibat serangan jantung menjadi pukulan telak untuk keluarga besar.
Di mata sang adik, Jonathan, Temon bukan sekadar pelawak, melainkan sosok kakak dan kepala keluarga yang patut diteladani.
“Beliau itu kakak yang amat lucu, senantiasa menciptakan kami tertawa. Tapi di luar itu, dia amat bertanggung jawab terhadap keluarga,” kata Jonathan saat ditemui di Rumah Duka GPIB Effatha Melawai, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).
Si “Otak Encer” yang Berprestasi Sejak Kecil
Jika publik mengenal Temon lewat banyolan-banyolannya, keluarga mengenalnya sebagai sosok yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata.
Jonathan menceritakan bahwa sejak kecil, Temon telah memperlihatkan tanda-tanda “otak encer”.
Bayangkan saja, di saat kalangan anak seusianya masih asyik bermain, Temon telah bertekad masuk Sekolah Dasar (SD) di usia yang amat muda, lima tahun.
Keinginan kuat itu bukan sekadar gaya-gayaan, terbukti bersama torehan prestasinya yang gemilang.
“Dari SD, SMP, sampai SMA, dia senantiasa juara. Dia sekolah di SMA 3 (salah satu SMA favorit di Jakarta), lalu masuk Universitas Indonesia (UI) lewat jalur beasiswa sampai lulus,” ucap Jonathan bangga.
Prestasi akademik ini menciptakan Temon menjadi kebanggaan keluarga.
Hebatnya lagi, berkat kecerdasannya, Temon hampir tidak sempat mengeluarkan biaya demi pendidikannya lantaran senantiasa mengandalkan beasiswa.
“Di keluarga, dia memang yang teramat pintar. Punya kemakinan tersendiri,” imbuhnya
Kelakar “Kepala Benjol” dan Kenangan Terakhir
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

