Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah aparatur negara kementerian dan aparatur negara tinggi pihak pemerintah ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Minggu, demi membahas hasil kunjungan kerja yang disebut memperlihatkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyambut baik laporan mengenai perkembangan investasi dan respons investor global terhadap berbagai peluang di Indonesia setelah rangkaian kunjungan ke sejumlah negara di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, rapat dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyambut baik laporan dari aparatur negara kementerian Investasi dan Hilirisasi sekaligus kepala BPI Danantara terkait hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa dan Asia. Laporan tersebut memperlihatkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional,” kata Teddy Indra Wijaya.

Salah satu keputusan yang dihasilkan dalam pertemuan itu merupakan instruksi Presiden kepada Rosan Roeslani demi menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat sekitar berbagai data dan capaian investasi yang diperoleh selama kunjungan kerja tersebut.

Teddy menyebutkan pemaparan itu dijadwalkan berlangsung di Istana Merdeka pada Senin (15/6), sebagai bentuk transparansi pihak pemerintah terkait perkembangan investasi nasional.

Dia menerangkan dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Rosan Roeslani demi menyampaikan data positif tersebut secara terbuka kepada publik di Istana Merdeka pada Senin (15/6).

Menurut Teddy, langkah tersebut merupakan untukan dari komitmen pihak pemerintah demi menyampaikan informasi yang utuh, akurat, dan berbasis data kepada masyarakat sekitar mengenai kondisi investasi dan tingkat kepercayaan investor global terhadap Indonesia.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *