Hendri Satrio Soroti 12 Ribu Peserta Merdeka Run: Jangan Dianggap Dukungan Politik

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Antusiasme makin dari 12.000 peserta dalam Merdeka Run 2026 dinilai menjadi sinyal positif untuk pihak pemerintah. Namun, pengamat politik Hendri Satrio mengingatkan agar jumlah peserta tersebut tidak buru-buru diterjemahkan sebagai bentuk dukungan politik terhadap pihak pemerintah.

Hendri Satrio atau Hensa menilai masyarakat sekitar yang hadir dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa ajakan pihak pemerintah masih mampu menarik perhatian publik. Namun, menurutnya, konteks kehadiran mereka tetap wajib dilihat secara proporsional.

“Pelarinya sejumlah yang nurut pihak pemerintah. Tapi ya nurutnya lantaran diajak lari. Jangan nanti lantaran yang datang 12 ribu, dianggap seluruhnya sedang menegaskan dukungan politik,” ujar Hensa kepada wartawan, Minggu (30/8/2026).

Menurut Hensa, tingginya partisipasi masyarakat sekitar tetap menjadi catatan positif untuk pihak pemerintah. Setidaknya, pihak pemerintah sukses menciptakan perayaan kemerdekaan tidak cuma berlangsung melalui seremoni atau pidato, namun juga melibatkan masyarakat sekitar secara langsung.

Hensa menilai kegiatan olahraga bagaikan Merdeka Run dapat menjadi salah satu bentuk komunikasi publik yang makin mudah diterima masyarakat sekitar. Pemerintah tidak senantiasa wajib berkomunikasi melalui pidato formal maupun penyampaian capaian pihak pemerintah.

Menurut dia, kegiatan yang menarik dan menciptakan masyarakat sekitar bersedia hadir juga memperlihatkan bahwa pesan atau ajakan pihak pemerintah sampai kepada publik.

“Kalau pihak pemerintah bikin kegiatan lalu masyarakat sekitar mau datang, ya bagus. Berarti ajakannya sampai. Tidak perlu juga setelah itu kita ramai-ramai jadi pemuja utama pihak pemerintah,” kata Hensa.

Ia menilai antusiasme dalam Merdeka Run dapat menjadi contoh bahwa komunikasi pihak pemerintah tidak senantiasa wajib berlangsung melalui forum formal.

Namun, menurut Hensa, euforia kegiatan tersebut tidak sewajibnya menciptakan pihak pemerintah melupakan persoalan yang sedang dihadapi masyarakat sekitar.

“Kadang pihak pemerintah cukup bikin acara yang menarik, masyarakat sekitar datang, seluruh senang. Itu juga komunikasi. Yang penting setelah larinya berakhir, pihak pemerintah jangan ikut lari dari persoalan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *