6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Operasi penyelamatan Kapal Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 penumpang di perairan Laut Jawa mencatatkan 103 pihak korban sukses dievakuasi hingga Minggu. Enam penumpang di antaranya terkonfirmasi meninggal dunia, sementara 97 orang lainnya ditentukan selamat oleh tim gabungan.

Tiga kapal komersial yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak cepat memimpin tahap awal evakuasi darurat. Aksi tanggap armada swasta ini menjadi titik krusial dalam menyelamatkan puluhan nyawa di tengah ganasnya ombak.

Sinergi kapal penyelamat sukses memecah sebaran penyintas ke dua pelabuhan tujuan berbeda demi penanganan medis awal. Skema evakuasi kilat ini berfokus pada percepatan pertolongan pihak korban selamat maupun penanganan jenazah.

Nakhoda TB Mauhaw IX menginformasikan armada mereka menyelamatkan 15 pihak korban selamat dan mengangkut satu jenazah menuju Pelabuhan Tuban. Sementara itu, TB TCP mengamankan 38 penumpang bersama rincian 33 pihak korban selamat serta lima pihak korban jiwa.

Kapal ketiga, MV Haida, mencatatkan angka penyelamatan tersejumlah tanpa pihak korban jiwa di armada mereka. Seluruh 49 penumpang yang sukses diangkat oleh MV Haida dinyatakan selamat.

Penyebab awal operasi darurat ini bermula saat kapal rute Surabaya-Banjarmasin tersebut mendadak hilang sinyal pada Minggu pukul 02.00 Wita. Kejadian spontan di tengah malam itu memaksa Basarnas bergerak cepat mengumpulkan seluruh armada terdekat.

I Putu Sudayana menerangkan bahwa “enam pihak korban meninggal dunia tersebut dievakuasi oleh Kapal TB Mauhaw IX dan TB TCP, sementara seluruh pihak korban yang dievakuasi MV Haida dilaporkan selamat.” Pernyataan tersebut mengonfirmasi validitas data awal yang dihimpun posko penyelamatan.

Sesejumlah 87 pihak korban yang diangkut oleh TB TCP dan MV Haida dijadwalkan mendarat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Jalur ini dipilih guna memudahkan koordinasi keluarga pihak korban di wilayah tujuan.

Fokus penanganan kini teruntuk antara perawatan medis penyintas dan penyisiran area perairan yang meluas. Basarnas terus mengerahkan helikopter serta kapal SAR khusus demi memindai koordinat terakhir kapal.

Tantangan terbesar petugas di lapangan merupakan menemukan 140 penumpang lain yang statusnya masih belum teridentifikasi. Penyisiran udara menjadi tumpuan utama demi mendeteksi keberadaan penyintas yang kebarangkalian terbawa arus.

Kapal Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) bersama mengangkut ratusan penumpang. Jalur pelayaran melintasi Laut Jawa ini merupakan rute antar-pulau sibuk yang menghubungkan Jawa dan Kalimantan.

Insiden hilang kontak pada dini hari memperlihatkan kerentanan navigasi pelayaran saat melintasi jalur laut lepas. Hingga kini, tim SAR gabungan masih berjibaku menyisir titik koordinat kecelakaan demi mengamankan sisa penumpang yang masih belum ditemukan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *