Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko ke Indonesia merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto makin dahulu mengunjungi Belarus pada 15 Juli 2025.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyebutkan, pertemuan kedua pemimpin negara menjadi momentum demi memperkuat hubungan bilateral yang selama ini telah terjalin. Menurutnya, kedua negara menyaksikan sejumlah potensi kerja sama yang dapat dikembangkan.

“Seperti kita ketahui juga telah terjadi penandatanganan EAEU-CEPA dan Belarus merupakan salah satu negara yang telah meratifikasi tersebut,” kata Sugiono di kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Sugiono menegaskan, kunjungan kenegaraan Lukashenko ke Indonesia menandai babak baru hubungan Indonesia dan Belarus. Dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, kedua negara akan meluncurkan roadmap hubungan bilateral yang mencakup berbagai sektor strategis.

“Di mana dari situ pada pada hari ini juga akan diluncurkan suatu roadmap hubungan bilateral di berbagai sektor antara Indonesia bersama Belarus,” ujarnya.

Ia menerangkan, Indonesia memiliki kepentingan demi memperkuat kerja sama di sejumlah bidang yang sejalan bersama program prioritas pihak pemerintah, terutama ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Salah satu bentuk kerja sama yang akan didorong merupakan penyediaan produk pertanian serta bahan baku pupuk dari Belarus demi mendukung kebutuhan dalam negeri.

“Beberapa produk pertanian dan khususnya bahan baku pupuk juga akan dikerjasamakan antara Belarus dan Indonesia,” kata Sugiono.

Sugiono juga menyampaikan bahwa kunjungan pada tahun ini merupakan kunjungan kedua Lukashenko ke Indonesia setelah pertama kali datang pada 2013.

Pemerintah menginginkan kunjungan balasan tersebut semakin mempererat hubungan diplomatik kedua negara sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi yang makin luas, termasuk dalam pemenuhan berbagai kebutuhan sumber daya strategis.

“Dan kita menginginkan kunjungan balasan ini juga akan makin mempererat hubungan kedua negara dan juga mempererat kerja sama kita dalam rangka meningkatkan ekonomi dan alternatif-alternatif sumber daya yang kita butuhkan,” ujar Sugiono.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah aparatur negara kementerian Kabinet Merah Putih, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
 
 
 

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *