Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Lebih dari 20.000 pekerja akan direkrut demi memperkuat pengelolaan aset perkebunan sawit hasil sitaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang diserahkan ke PT Agrinas Palma Nusantara.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani menyebutkan kebutuhan tenaga kerja tersebut terdiri atas 1.844 pegawai pimpinan, sekitar 9.500 mandor, serta 11.000 pemanen.

“Kami merekrut 1.844 orang pegawai pimpinan, 9.500 orang mandor, dan 11.000 orang pemanen. Jadi makin dari 20.000 orang,” kata Abdul Ghani dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Agrinas Palma Nusantara sendiri merupakan badan usaha milik negara (BUMN). Abdul Ghani menyebutkan korporasi pada saat ini masih menyelesaikan pembentukan organisasi, setelah memperoleh penugasan mengelola aset perkebunan.

Untuk itu, ia menyebut pemenuhan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas semasih belum peningkatan produktivitas dilakukan.

Ia menyebutkan kebutuhan pegawai pimpinan atau manajemen ditargetkan terpenuhi pada Juli 2026, sementara itu perekrutan mandor dan pemanen akan diberakhirkan teramat lambat Agustus 2026.

“Agrinas bukan menjalankan PHK, justru kami akan merekrut sejumlah pekerja, lantaran demi meningkatkan produktivitas kami wajib mengonfirmasi seluruh tanaman dikelola bersama baik,” ujarnya.

Dia mengimbuhkan korporasi akan memprioritaskan tenaga kerja lokal demi posisi mandor dan pemanen di masing-masing wilayah operasional.

Abdul Ghani menyebutkan penambahan tenaga kerja tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas kebun.

Perusahaan menargetkan produksi tandan buah segar (TBS) terus meningkat hingga akhir tahun mencapai sekitar 5 juta ton atau 100 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026.

Berdasarkan paparan korporasi, proyeksi produksi TBS meningkat dari 173 ribu ton pada Maret 2026 menjadi 302 ribu ton pada Juni 2026, dan diproyeksikan naik menjadi sekitar 549 ribu ton pada Agustus 2026 678 ribu ton pada Desember 2026.

Sementara itu, luas tanaman menghasilkan (TM) ditargetkan bertambah dari 444.133 hektare pada awal tahun menjadi sekitar 480.417 hektare pada akhir 2026.

Dapat Jutaan Hektare Kebun Sawit

Abdul menerangkan PT Agrinas Palma Nusantara menyambut baik sekitar 4,1 juta hektare lahan perkebunan yang berada di kawasan hutan dan tengah mengupayakan perubahan status seuntukan lahan tersebut menjadi areal penggunaan lain (APL) sebagai dasar memperoleh hak atas tanah.

Ia menerangkan seluruh areal yang dikelola korporasi pada saat ini berada di kawasan hutan, baik hutan produksi maupun hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK).

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *