Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

admin
By
admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Produk tembakau alternatif bagaikan rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantung nikotin kembali menjadi sorotan setelah sebuah uji klinis dari Pennsylvania State College of Medicine memperlihatkan potensi produk tersebut dalam menolong perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok sekaligus mengurangi paparan sejumlah zat berbahaya.

Meski demikian, para peneliti maupun tersangka industri menegaskan bahwa produk tembakau alternatif bukan merupakan produk tanpa risiko dan penggunaannya cuma diperdemikan untuk perokok dewasa yang ingin beralih dari rokok konvensional.

Dalam penelitian berjudul Toxicant Exposures After Switching From Cigarettes to a Pod-Based Electronic Cigarette yang dipublikasikan pada Mei 2026, peneliti menemukan peserta yang memakai produk tembakau alternatif dalam jangka pendek memiliki peluang sekitar tiga kali makin besar demi beralih dari kebiasaan merokok dibandingkan peserta yang memakai produk tanpa nikotin.

Studi tersebut juga mencatat adanya penurunan sejumlah biomarker paparan zat berbahaya pada kelompok pengguna produk tembakau alternatif. Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa seuntukan besar zat berbahaya berasal dari proses pembakaran tembakau, bukan dari nikotin itu sendiri.

Associate Professor Department of Public Health Sciences, Penn State College of Medicine, Jessica M. Yingst, menyebutkan hasil uji klinis tersebut dapat menjadi salah satu temuan penting dalam pendekatan pengurangan risiko untuk perokok dewasa yang masih belum sukses berhenti merokok melalui metode lain.

“Bagi perokok yang masih belum sukses berhenti merokok melalui pendekatan yang direkomendasikan, penelitian ini memperlihatkan bahwa beralih ke produk tembakau alternatif dikaitkan bersama pengurangan nyata paparan zat beracun berbahaya sekaligus mendukung transisi dari kebiasaan merokok. Ini merupakan temuan yang bermakna untuk kesehatan masyarakat sekitar,” ujar Yingst, dikutip Rabu (15/7/2026).

Yingst menerangkan bahwa nikotin memang dapat menyebabkan ketergantungan. Namun, menurutnya, penyebab utama berbagai penyakit yang berkaitan bersama kebiasaan merokok berasal dari senyawa berbahaya yang terbentuk saat tembakau dibakar.

“Penghantaran nikotin yang memadai menjadi faktor kunci dalam proses peralihan. Produk tembakau alternatif menyediakan nikotin untuk konsumen sekaligus mengurangi paparan terhadap berbagai zat kimia berbahaya secara signifikan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, menyambut baik hasil penelitian tersebut. Menurutnya, temuan itu menambah bukti ilmiah mengenai potensi produk tembakau alternatif dalam mengurangi paparan zat berbahaya untuk perokok dewasa yang beralih dari rokok.

“Penelitian ini memperlihatkan bahwa peserta tetap memperoleh nikotin, namun bersama paparan zat berbahaya yang menurun. Temuan ini semakin memperkuat pemahaman bahwa seuntukan besar zat berbahaya berasal dari proses pembakaran tembakau, berakibat bersama menghilangkan proses pembakaran, paparan terhadap sejumlah zat berbahaya dapat dikurangi,” kata Paido.

Meski demikian, Paido mengingatkan bahwa hasil penelitian tersebut tidak berarti produk tembakau alternatif bebas risiko. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat sekitar wajib terus diperkuat agar penggunaan produk dilakukan secara tepat sasaran.

“Edukasi tentang produk tembakau alternatif perlu dilakukan secara berkala agar semakin sejumlah yang paham bahwa produk ini bukan demi yang di bawah umur, wanita hamil, maupun non-perokok. Bagi perokok dewasa yang masih belum mampu beralih dari kebiasaan merokok, penggunaan produk tembakau alternatif yang tidak dibakar dapat menjadi pendekatan pengurangan bahaya yang makin rasional dibandingkan terus merokok,” pungkas Paido.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *