Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai ratusan miliar rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait proses pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor pada Senin (14/9/2026).

Uang tersebut diduga merupakan milik Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

Berdasarkan informasi dari sumber yang diperoleh, uang tersebut ditemukan di rumah eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto atau Gus Arif yang berlokasi di CitraGrand.

Arif diketahui merupakan salah satu pihak yang turut diamankan dalam operasi senyap KPK pada hari semasih belumnya. Arif juga disebut mengaku sebagai penghubung antara Nusron bersama pihak PT Summarecon Agung, Tbk (SMRA).

Meski begitu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo masih belum mengonfirmasi mengenai kabar tersebut. Dia masih belum menjawab pertanyaan perihal dugaan kepemilikan uang yang ditemukan penyelidik KPK.

Budi cuma menerangkan bahwa dalam OTT ini, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam bentuk Rupiah dan valuta asing (valas) yang jumlahnya mencapai ratusan miliar Rupiah.

“Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai yakni Rupiah dan valas yang dibungkus, dikemas dalam boks, kardus, ataupun koper yang berjumlah sekitar 20-an koper. Saat ini masih proses hitung dan estimasi nominalnya mencapai ratusan miliar rupiah,” ujar Budi.

Dalam kasus ini, KPK telah mengamankan sejumlah orang, di antaranya : Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Lampri; Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung ; dan Kepala Kantah Tangerang Tardi.

Selain itu, turut diamankan pula Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hubungan Organisasi Kemasyarakat sekitaran Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

Terbaru, KPK mengonfirmasi pihak lainnya yang juga terjaring operasi senyap yakni Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi.

Ini merupakan OTT ke-20 yang dilakukan KPK sepanjang 2026.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *