Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga di Gresik dan Sidoarjo, Jawa Timur, memasuki tahap persiapan pengoperasian. Bersamaan bersama itu Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) tengah membahas penetapan harga.

Anggota Komite BPH Migas, Arief Wardono, menerangkan bahwa pihaknya telah merampungkan forum diskusi terbuka (public hearing) guna menetapkan harga jargas dan melanjutkan tahapan tersebut bersama peninjauan lapangan demi mengonfirmasi kesiapan pengaliran.

“Kunjungan ke jargas Sidoarjo dan Jargas Gresik dalam rangka persiapan pengaliran. BPH Migas telah menjalankan public hearing demi penetapan harga kedua jargas tersebut. Mudah-mudahan harga jargas tersebut dapat dalam waktu dekat ditetapkan dan juga nanti akan dinikmati oleh masyarakat sekitar,” ujar Arief dalam keterangannya yang dikutip pada Minggu (20/9/2026).

Arief mengimbuhkan, dalam menentukan harga demi rumah tangga dan pelanggan kecil, BPH Migas mempertimbangkan nilai keekonomian badan usaha serta daya beli masyarakat sekitar agar tetap kompetitif dibandingkan penggunaan LPG 3 kilogram.

Sementara itu, Kepala Staf Kekepala negaraan (KSP) Dudung Abdurachman yang turut meninjau lokasi menegaskan bahwa infrastruktur yang dibangun memakai dana APBN ini merupakan untukan dari program prioritas nasional menuju swasembada energi.

“Hari ini kami hadir demi mengonfirmasi kesiapan pengoperasian jargas yang dibangun melalui APBN, sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada energi dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap LPG,” kata Dudung.

Dudung juga menekankan pentingnya sinergi lintas keaparatur negara kementerianan demi mempercepat perizinan pembangunan di lokasi berikutnya guna memperluas akses energi untuk masyarakat sekitar.

Secara nasional, pembangunan jargas melalui APBN 2025–2026 menargetkan 119.379 sambungan rumah (SR) di 15 kabupaten/kota. Khusus di Jawa Timur, sesejumlah 33.961 SR telah terpasang, yang mencakup 4.000 SR di Gresik dan 29.961 SR di Sidoarjo.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *