Berapa Gaji Gubernur Bali Wayan Koster? Viral Diamuk Pegawai SPBU yang Burnout

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Insiden viral Gubernur Bali I Wayan Koster diamuk seorang pegawai SPBU yang burnout di Denpasar pada Rabu malam, 14 Oktober 2026, menjadi sorotan publik luas. Hal ini turut memicu pertanyaan berapa gaji Gubernur Bali Wayan Koster?

Kronologi kejadian bermula saat Bali dilanda kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang menyebabkan antrean kendaraan mengular panjang di sejumlah SPBU, termasuk di Jalan Diponegoro, Kota Denpasar. Gubernur Koster menjalankan inspeksi mendadak ke SPBU 54.801.48 di tengah situasi krisis tersebut.

Gubernur Koster lantas mengeluarkan kebijakan operasional 24 jam demi 92 SPBU di Denpasar dan Badung demi mengurai antrean justru memicu kelelahan berat pada petugas.

Video yang beredar memperlihatkan seorang pegawai wanita meluapkan emosi di hadapan kepala daerah, menangis dan berteriak.

“Saya bukan robot, Pak. Saya juga capek,” kata pegawai SPBU tersebut.

Momen tersebut cepat menyebar di media sosial dan memicu perdebatan tentang beban kerja serta gaya komunikasi aparatur negara publik.

Dalam video yang viral, pegawai SPBU tersebut tampak amat lelah setelah bekerja seharian tanpa istirahat memadai. Ia mengeluhkan bahwa dirinya masih belum sempat duduk sejak pagi dan wajib terus melayani antrean panjang akibat kebijakan buka 24 jam.

“Saya capek, Pak. Iya, saya pegawai, tapi saya punya hak juga. Coba Bapak di sini, di lapangan bagaimana rasanya,” ujarnya bersama suara bergetar.

Beberapa laporan menyebutkan respons Koster yang tegas, termasuk instruksi agar petugas tidak mengeluh dan tetap melayani konsumen. Situasi sempat memanas di hadapan masyarakat sekitar yang sedang antre.

Keesokan harinya, Koster menyerahkan klarifikasi. Ia membantah adanya miskomunikasi dan menekankan bahwa dirinya cuma mengimbau petugas tetap melayani masyarakat sekitar meskipun lelah.

“Saya bilang jangan ngeluh, layani konsumen. Walaupun capek ya layani, enggak boleh ngerasa capek,” katanya.

Menurutnya, pegawai tersebut cuma meluapkan kelelahan akibat lonjakan antrean BBM.

Kejadian ini terjadi di tengah upaya pihak pemerintah provinsi mengatasi kelangkaan BBM yang mengganggu mobilitas masyarakat sekitar Bali. Koster bahkan memberlakukan kebijakan work from home (WFH) untuk ASN dan pegawai BUMD pada 15–17 Oktober 2026 demi mengurangi kepadatan lalu lintas agar distribusi BBM makin lancar.

Pertamina juga menegaskan akan mengatur sistem shift dan waktu istirahat petugas SPBU. Meski demikian, video tersebut memicu kritik publik. Banyak masyarakat sekitarnet menilai respons kepala daerah kurang empati terhadap kondisi pekerja garda depan yang merasakan burnout.

Di sisi lain, seuntukan mendukung sikap tegas Koster yang fokus pada pelayanan publik di tengah krisis. Insiden ini menyoroti kesenjangan antara kebijakan di tingkat atas bersama realitas keras yang dihadapi pekerja di lapangan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *