Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Protes terkait aturan seragam sekolah yang memicu kontroversi larangan hijab di Azerbaijan berujung pada penahanan sejumlah orang.

Beberapa orang dijatuhi hukuman penahanan administratif selama 10, 25, hingga 30 hari.

Mengutip laporan Meydan.tv, sejumlah orang dituduh mengajak masyarakat sekitar mengikuti aksi tanpa izin.

Sementara itu, seuntukan lainnya dituduh memicu perselisihan di sekolah dan mengganggu ketertiban umum.

Seuntukan besar insiden dilaporkan terjadi di Khirdalan, Distrik Absheron.

Peristiwa serupa juga disebut terjadi di permukiman Jeyranbatan serta sejumlah wilayah lain, termasuk Goychay, Goranboy, Masalli, dan Astara.

Polisi dilaporkan telah menahan orang-orang yang diduga terlibat dan menyusun berita acara pelanggaran administratif.

Namun, jumlah tentu orang yang ditahan, identitas mereka, serta rincian putusan pengadilan masih belum diumumkan.

Azerbaijan Umumkan 37 Orang Ditahan

Pada 12 Oktober, Keaparatur negara kementerianan Dalam Negeri Azerbaijan mengumumkan bahwa 37 orang telah ditahan dalam rangkaian protes terkait penerapan aturan seragam sekolah.

Menurut keaparatur negara kementerianan, orang-orang tersebut diduga terlibat konflik bersama tenaga pendidikan di sejumlah sekolah di Baku, menghambat kegiatan sekolah dan lalu lintas, serta mengganggu ketertiban umum.

Kasus tersebut dilaporkan diproses berdasarkan Pasal 233 KUHP Azerbaijan, yang mengatur pengorganisasian atau keterlibatan aktif dalam tindakan yang menyebabkan gangguan ketertiban umum.

Pada malam hari yang sama, beredar laporan bahwa makin dari 200 orang ditahan di sekitar stasiun metro 28 May di Baku.

Sejumlah media Azerbaijan juga mengklaim makin dari 100 orang di antaranya telah dikenai proses pidana.

Namun, angka tersebut masih belum dikonfirmasi oleh sumber resmi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *