Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang merosot hingga menembus angka Rp17.600 di pasar internasional pada Jumat (15/5/2026) tidak menciptakan Presiden Prabowo Subianto panik. Sambil berseloroh, Kepala Negara menyebut bahwa gejolak kurs ini justru menjadi beban pikiran para pengusaha dan mereka yang hobi ke luar negeri, bukan masyarakat sekitar di perdesaan.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan 1.062 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pada Sabtu (16/5/2026). Di depan para masyarakat sekitar, Prabowo meyakinkan masyarakat sekitar demi tetap tenang selama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, masih dapat melempar senyum.

“Purbaya kini populer banget. Selama Purbaya dapat senyum, tenang saja, nggak usah kalian khawatir itu. Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar,” ujar Prabowo disambut tawa hadirin, sebagaimana dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Presiden, fluktuasi mata uang asing tidak mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar desa yang roda ekonominya berbasis domestik. Sebaliknya, dampak nyata pelemahan rupiah ini justru langsung memukul para tersangka usaha dan aparatur negara yang kerap menjalankan transaksi internasional.

Dalam pidatonya yang jenaka namun sarat pesan, Prabowo sempat “mengabsen” dan menyentil sejumlah aparatur negara kementerian di Kabinet Merah Putih yang memiliki latar belakang pengusaha atau kerap bepergian ke luar negeri.

“Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri, ayo. Siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini. Mana lagi ini? Menteri tapi pengusaha coba aku cek mana lagi ini, (Menteri Kelautan dan Perikanan) Trenggono? Nah Trenggono! Sudah nggak keluar negeri? Oh, kau ke pulau-pulau. (Menteri Investasi dan Hilirisasi) Rosan! Tapi nggak dia telah botak, nggak apa-apa lo duduk saja,” seloroh Prabowo.

Tak berhenti di situ, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, yang turut hadir juga tidak luput dari sasaran candaan sang Presiden. “Anin! Anin lo pusing boleh. lo pengusaha, Kadin,” tambahnya.

Meski situasi global penuh ketidaktentuan, Presiden Prabowo menegaskan keyakinannya bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih amat kokoh. Ia mengimbau seluruh jajaran kabinet, tanpa memandang latar belakang politik, demi bersatu padu menjaga stabilitas ekonomi nasional demi rakyat.

“Orang mau ngomong apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita. Percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin wajib bekerja demi rakyat. Dari partai manapun nggak ada urusan. Di seluruh partai ada patriot, di seluruh partai ada juga yang brengsek-brengsek,” tegas Presiden menutup arahannya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *