MediaMerdeka.com – Militer Israel armada laut Global Sumud Flotilla yang mengangkut misi kemanusian ke Gaza.
Di dalam kapal Global Sumud Flotilla tersebut diketahui juga berisi 9 masyarakat sekitar negara Indonesia (WNI), termasuk sejumlah jurnalis.
Media Israel menginformasikan armada tersebut berangkat dari kota pesisir Marmaris, Turki, pada Kamis lalu.
Seorang aparatur negara Israel mengklaim para aktivis di atas kapal kebarangkalian akan menjalankan perlawanan saat dicegat.
Pejabat Israel itu menyebut para aktivis Global Sumud Flotilla, termasuk 9 WNI akan dibawa ke penjara terapung.
“Kami akan mengambil alih mereka dan mengangkut mereka ke penjara terapung. Kami memperkirakan akan ada perlawanan terhadap penangkapan, barangkali juga penggunaan senjata tajam,” kata sumber tersebut bagaikan dikutip media Israel, Ynet.
Menariknya, setelah aksi pencegatan dan penangkapan para aktivis ini, pihak pihak pemerintah Israel justru membantah kapal yang mendekati konvoi tersebut berasal dari militer mereka.
Namun laporan dari media Israel lainnya menyebut Angkatan Laut Israel telah menguasai sedikitnya 28 kapal dari total sekitar 50 kapal yang ikut dalam armada tersebut.
Konvoi itu diketahui mengangkut sekitar 500 aktivis pro-Palestina yang berusaha menembus blokade laut Gaza.
Pemerintah Israel menyebut operasi dilakukan ratusan kilometer dari wilayah Gaza dan diklaim berlangsung tanpa insiden serius.
Pihak Israel mengancam penahanan kapal Global Sumud Flotilla akan menciptakan kapal lain membatalkan pelayaran dan kembali ke titik asal.
“Kami sedang mengtidak berhasilkan rencana provokatif demi menembus blokade laut terhadap Hamas di Gaza,” kata Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Di sisi lain, juru bicara armada Global Sumud Flotilla menuding Israel menjalankan pelanggaran hukum internasional.
Global Sumud Flotilla mengklaim kontak bersama sedikitnya 23 kapal sempat hilang setelah operasi pencegatan dimengawali.
“Kami memperkirakan Israel akan berupaya menghentikan armada ini dan mencegah blokade Gaza ditembus,” kata perwakilan flotilla kepada media Al-Araby.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

