Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Media Turki menyoroti langkah pihak pemerintah Indonesia yang mempertimbangkan jalur hukum demi membebaskan masyarakat sekitar negara Indonesia (WNI) yang ditahan Israel setelah pencegatan Armada Global Sumud menuju Jalur Gaza.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakat sekitaran Indonesia menegaskan pihak pemerintah akan mengambil tindakan tegas terkait penahanan WNI oleh pasukan Israel.

“Masalah ini wajib dalam waktu dekat diklarifikasi, dan kami akan dalam waktu dekat mengambil langkah hukum yang tegas lantaran di negara demokrasi kita ada jaminan kebebasan dan hak-hak sipil, berakibat rakyat kita tidak boleh menyikapi tekanan atau kehilangan kebebasan mereka,” kata Yusril dalam laporan media Turkiye, TRT World Selasa (19/5/2026).

Menurut laporan media Turki, WNI tersebut ditahan setelah militer Israel mencegat Armada Global Sumud di dekat perairan Siprus, Mediterania timur, pada Senin.

Meski begitu, Yusril membeberkan pihak pemerintah Indonesia hingga kini masih menunggu konfirmasi resmi terkait status penahanan para WNI tersebut.

“Sejauh ini, saya masih belum menyambut baik informasi lengkap, namun saya akan mengumpulkan informasi sesejumlah barangkali dan lalu menerangkan masalah ini secara makin rinci,” tambahnya.

Indonesia semasih belumnya juga telah mengecam tindakan Israel yang mencegat kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza.

Berdasarkan laporan yang beredar, sembilan WNI termasuk dua jurnalis ikut ditahan dalam operasi tersebut.

Menteri Komunikasi Indonesia Meutya Hafid turut menyampaikan keprihatinan atas situasi yang dialami jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan itu.

“Kami amat prihatin bersama laporan yang melibatkan jurnalis Indonesia yang pada saat ini meliput misi kemanusiaan ke Gaza,” kata Meutya Hafid.

Global Sumud Flotilla menyebut 10 kapal dari total 60 kapal dalam konvoi dicegat dan dinaiki pasukan Israel di perairan internasional pada Senin pagi.

Media Israel pada Selasa menginformasikan sekitar 40 kapal dalam armada tersebut telah disita angkatan laut Israel, sementara sekitar 300 aktivis ditahan.

Armada Global Sumud Flotilla berlayar dari Marmaris, Turkiye, pada Kamis lalu bersama tujuan menembus blokade Israel di Jalur Gaza yang telah berlangsung sejak 2007.

Misi kemanusiaan itu melibatkan 426 peserta dari 39 negara, termasuk Indonesia, Turkiye, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Malaysia, hingga Afrika Selatan.

Semasih belumnya, pada 29 April lalu, armada yang sama juga dilaporkan sempat diserang Israel di dekat Pulau Kreta, Yunani.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *