Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Hampir satu bulan sejak kecelakaan kereta maut di Stasiun Bekasi Timur yang merenggut belasan nyawa wanita, PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mendatangi kediaman para pihak korban selamat.

Hal ini diketahui dari unggahan sejumlah pihak korban di media sosial Threads pada Selasa, 19 Mei 2026.

Dalam unggahan tersebut, salah satu pihak korban bersama akun Threads @ljsviraa menerangkan bahwa petugas KAI datang demi mengonfirmasi kondisi pemulihannya pasca-kecelakaan yang terjadi pada 27 April 2026.

“Hari ini sejumlah petugas KAI datang kerumah demi confirm gimana kondisiku after kecelakaan KRL waktu itu. Enggak lupa juga mereka menanyakan terkait pelayanan kesehatan yang aku dapat ada kendala atau tidak,” tulis akun tersebut pada Selasa, 19 Mei 2026.

Selain menanyakan kondisi fisik dan kendala medis, petugas juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.

“Para petugas KAI senantiasa menyampaikan permintaan maaf terkait kejadian kecelakan KRL dan jawaban aku akan tetap sama ‘namanya kecelakaan dan ini udah takdir kita enggak sempat ada yang tahu’,” tambahnya.

Dalam kunjungan itu, petugas KAI menyerahkan bingkisan berupa madu, kue kering, dan suvenir resmi Commuter Line atau c-merch yang disertai kartu ucapan.

Korban lain bersama akun @laicareekalim memuntukkan pengalaman serupa. Rumahnya didatangi oleh petugas KCI yang menyerahkan bingkisan yang sama sebagai bentuk tanggung jawab korporasi.

“Pihak @commuterline @kai121_ bener-bener care dan bertanggung jawab. Terimakasih sejumlah ya. Jujur masih ada rasa sedihnya, tapi wajib semangat lagi,” tulis @laicareekalim di kolom komentar.

Saat berinteraksi di kolom komentar mengenai kondisinya pada saat ini, @ljsviraa menyebutkan bahwa keadaannya telah membaik meski masih menjalani rawat jalan.

“Alhamdulillah kini aku telah makin baik tapi memang masih wajib kontrol ke dokter,” tulisnya.

Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 lalu melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.

Insiden tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.

Kunjungan langsung ke rumah pihak korban ini dilakukan KAI sebagai untukan dari penanganan dampak kecelakaan kepada para penumpang.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *