Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Gurun Arisastra, kuasa hukum Ilma Sani Fitriana, putri dari penulis Ahmad Bahar, mengajak masyarakat sekitar berani bersuara melawan aksi premanisme.

Seruan ini muncul menyusul dugaan persekusi dan perampasan kemerdekaan yang dialami Ilma di markas ormas GRIB Jaya, Kedoya, Jakarta Barat.

Berdasarkan keterangan pihak korban, Gurun menyebut insiden mencekam itu bermula saat Ilma diduga dibawa paksa menuju kantor GRIB Jaya oleh sejumlah anggota organisasi tersebut.

Di lokasi itu, Ilma mengaku memperoleh tekanan mental yang amat berat.

“Klien kami diintimidasi, dipersekusi dipaksa dibawa ke Kantor Grib Jaya di Kedoya Jakbar. Kemudian dihina bersama menyebutkan lepas saja hijab kamu, lalu di situ ditodong senjata dan penekanan psikologis bersama ditembakan senjata ke bawah di hadapan klien kami,” beber Gurun krpada wartawan, Minggu (24/5/2026).

Gurun menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak cuma mencederai hukum, namun juga menghancurkan kondisi psikologis kliennya sebagai seorang wanita.

Ia menilai kasus ini wajib menjadi momentum untuk masyarakat sekitar demi menepis segala bentuk tindakan sewenang-wenang di ruang publik.

“Ini mengerikan, amat mengerikan, klien kami telah rusak psikologis dan harkat martabatnya sebagai wanita, kami menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia mari bersama-sama mendukung langkah kami sebagai bentuk keadilan dan ketertiban sosial, kita wajib melawan premanisme,” tegasnya.

Selaku kuasa hukum Ilma, Gurun mengonfirmasi bahwa pihaknya telah resmi menginformasikan kasus Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshall, ke Polda Metro Jaya.

Laporan itu diajukan pada Jumat (22/5/2026) dan pada saat ini masih dalam proses pendalaman oleh kepihak kepolisianan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *