Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah merancang strategi ekspansi baru bersama membidik potensi masif dari sektor industri kreatif nasional demi masuk ke panggung pasar modal domestik.

Melalui draf rencana strategis ini, otoritas bursa membuka peluang lebar guna memfasilitasi para pesohor, artis, hingga pembuat konten (influencer) agar dapat mentransformasikan bisnis mereka menjadi korporasi terbuka melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, memaparkan bahwa kehadiran korporasi berbasis ekonomi kreatif di lantai bursa akan menyerahkan warna baru. Langkah ini diyakini mampu menciptakan draf portofolio industri di pasar modal Indonesia menjadi jauh makin bervariasi dan atraktif untuk investor.

Guna mematangkan draf rencana tersebut, pihak BEI mengonfirmasi telah menjalin komunikasi intensif bersama pemangku kebijakan terkait demi menyelaraskan peta jalan industri.

“Tadi saya udah berdiskusi juga bersama Pak Menteri Ekraf, ya bagaimana supaya kita dapat menjalin kerja sama, bertukar informasi ya, supaya kami di bursa juga dapat menyaksikan prospek, memahami bagaimana struktur apa bisnis di industri kreatif,” ungkap Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Lebih lanjut, Jeffrey mengingatkan bahwa demi mewujudkan draf korporatisasi tersebut, para tersangka di industri kreatif dituntut demi mengawali berbenah. Mereka perlu mendalami regulasi pasar modal serta mempersiapkan tata kelola akuntansi yang matang demi memenuhi syarat sebagai korporasi publik.

Menurutnya, keterlibatan komunitas kreatif di pasar modal memiliki dimensi ganda yang amat luas. Mereka tidak cuma diposisikan sebagai calon emiten yang memburu pendanaan publik, melainkan juga berpotensi besar mempertebal basis investor domestik.

“Ya teman-teman di industri kreatif juga dapat mengawali mempersiapkan diri, memahami bagaimana regulasi demi dapat menjadi korporasi tercatat, misalnya. Tentu itu, itu akan terus kita lakukan,” jelas Jeffrey.

Menyadari bahwa mekanisme investasi saham dan draf teknis IPO masih menjadi hal yang relatif baru untuk seuntukan besar pekerja seni, BEI berkomitmen demi mengintensifkan program edukasi dan literasi keuangan secara inklusif.

Pintu bursa akan dibuka lebar sebagai pusat pembelajaran untuk para artis, pembuat konten, hingga komunitas kreatif agar mereka dapat makin akrab bersama dunia pasar modal.

“Artis, pelajar, ya, siapapun kelompok masyarakat sekitar, tentu kami silakan demi datang dan belajar di bursa,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *