Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI telah resmi berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini setelah ketiga petinggi BPI Danantara CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria, CIO Danantara Pandu Sjahrir menandatangani pembentukan DSI.

Namun sayangnya, Danantara masih irit bersuara soal siapa aja sosok Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia.

Menurut Dony Oskaria, Danantara memiliki tim khusus demi merekrut siapa saja yang menduduki kursi BUMN makelar ekspor ini.

“Ada tim kan. Jadi ada tim yang menjalankan proses rekrutannya. Kan kita wajib menciptakan ini amat bagus kan,” ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Dony melanjutkan, sosok direksi juga dapat mengambil dari mana saja, misalnya mencari di lingkungan BUMN itu sendiri atau mengambil sosok profesional.

“Jadi ada tim, sumbernya dapat dari mana saja, para profesional tentunya,” ucapnya.

Pembentukan Danantara Sumberdaya Indonesia

BPI Danantara telah membentuk BUMN yang akan menjadi makelar ekspor komoditas, minyak kelapa sawit mentah, batu bara, dan paduan logam PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI)

Nantinya, Danantara Sumberdaya Indonesia ini akan sebagai perantara antara korporasi komoditas di dalam negeri ke penjual asing.

Berdasarkan data Direktot Jenderal Administrasi Hukum Umum yang beredar di media sosial, DSI baru dibentuk pada 18 Mei 2026.

Adapun, modal dasar pembentukan DSI demi Seri A senilai Rp 99.750.000, di mana harga per lembar Rp 250.000 bersama jumlah lembar saham 399. Sedangkan demi Seri B sebesar Rp 250.000, di mana harga per lembar saham Rp 250.000 bersama jumlah lembar saham.

Sementara, modal yang ditempatkan untumk DSI demi Seri A sebesar Rp 24.750.000 yang mana harga saham per lembarnya Rp 250.000 bersama jumlah sahamnya mencapai 99. Lalu, demi Seri B, Seri B sebesar Rp 250.000, di mana harga per lembar saham Rp 250.000 bersama jumlah lembar saham.

Danantara juga menyerahkan penyetoran modal senilai Rp 25.000.000 dalam bentuk uang kepada DSI.

Dilihat dari komposisi kepemilikan saham, mayoritas saham Seri A DSI digenggam oleh PT Danantara Investment Management (DIM) yang dikepalai oleh Pandu Sjahrir bersama jumlah saham 99.

Sisanya, saham Seri B sebesar 1 persen dipegang oleh PT Danantara Mitra Sinergi.

Kemudian, struktur pengurus DSI cuma memiliki satu komisaris dan satu direksi. Direktur DSI diduduki oleh Luke Thomas Mahony, dan jabatan Komisaris dipegang oleh Harold Jonathan Dharma TJ.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *