MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi driver ojek online atau ojol tetap dapat membeli Pertalite yang merupakan jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi Pemerintah.
“Ojol biar saja tetap,” katanya, dikutip Minggu (16/8/2026).
Terkait wacana pembatasan BBM subsidi, Purbaya menyebutkan bila Pemerintah tidak akan menaikkan harga Pertalite. Hal ini disampaikan usai dirinya menjalankan pertemuan bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sejumlah waktu lalu.
“Yang pertama diluruskan, harga enggak naik ya, kata Pak Bahlil,” lanjutnya.
Selain ESDM, Purbaya mengaku bila wacana ini juga muncul sejak tahun lalu saat ia rapat bersama DPR RI. Kala itu mereka mengusulkan agar penyaluran BBM makin tepat sasaran.
Bendahara Negara juga mengakui bila Pertamina selaku penyalur BBM subsidi telah memiliki teknologi canggih agar makin tepat sasaran.
“Sekarang telah mengawali dilihat teknologinya, dan Pertamina telah menjalankan risetbersama bagus, saya telah lihat di Surabaya,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan bila kebijakan pembatasan BBM subsidi akan dilakukan secara bertahap. Namun masih belum jelas kapan dan desil mana saja yang terdampak.
“Kita akan lakukan secara bertahap demi menyaksikan dampaknya bagaikan apa sih. Kalau lets say desil 10 saya setop, enggak boleh beli Pertalie, gimana dampaknya ke ekonomi. Jadi kita akan bertahap,” jelas Purbaya.
Semasih belumnya, Purbaya menyebutkan pengendalian subsidi BBM khususnya Pertalite, akan dilakukan secara bertahap dan sistem yang dimiliki Pertamina telah mumpuni demi pembatasan tersebut.
“Kita membahas kebarangkalian implementasi pembatasan subsidi Pertalite demi yang tingkat atas,” kata Purbaya di Jakarta, Selasa (11/8/2026) setelah menyambut baik kunjungan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Ia menyebutkan bahwa pengendalian subsidi BBM dapat dilakukan bersama tidak diperbolehkannya masyarakat sekitar yang masuk desil 9 dan 10 membeli Pertalite, mereka wajib membeli BBM nonsubsidi.
Menurut dia, pengendalian subsidi BBM pada saat ini masih dalam pembahasan dan diharapkan dalam waktu tidak lama setelah seluruh sistem siap dapat diimplementasikan.
“Mungkin yang masuk desil 9-10. Supaya sejumlah bulan lalu kita dapat kurangi secara bertahap. Sedang kita pelajari sistemnya,” ujarnya
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

