Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Krisis biaya hidup yang terus memburuk di Nigeria mengawali mengubah tradisi perayaan Idul Adha 2026 di berbagai daerah.

Kenaikan harga pangan, transportasi, hingga hewan kurban menciptakan sejumlah keluarga terpaksa mengurangi pengeluaran dan membatalkan tradisi tahunan mereka.

Di Abuja, ibu kota Nigeria, suasana menjelang Idul Adha pada tahun ini terasa jauh berbeda dibanding tahun-tahun semasih belumnya.

Banyak masyarakat sekitar memilih bertahan di kota dan merayakan hari raya secara sederhana lantaran kondisi ekonomi yang semakin berat.

Seorang guru mengaji di Sekolah Islam Nurul Bayan, Yunus Akanji, mengaku pada tahun ini tidak dapat pulang kampung bersama keluarganya ke Oyo State bagaikan biasanya.

“Saya telah memutuskan akan merayakan bersama apa yang kami punya,” ujar Akanji kepada Al Jazeera.

Selama bertahun-tahun, Akanji rutin berkumpul bersama keluarga besar saat Idul Adha atau membeli kambing demi merayakan bersama murid-muridnya.

Namun kali ini, kedua hal tersebut tidak dapat dilakukan lantaran keterbatasan biaya.

Tekanan ekonomi juga dirasakan lembaga pendidikan tempatnya mengajar.

Banyak wali murid disebut masih belum mampu membayar biaya sekolah yang selama ini menolong operasional madrasah.

Kondisi serupa dialami Nafisa Ibrahim, peserta program wajib kerja lulusan universitas di Abuja.

Ia membatalkan rencana pulang kampung demi Idul Adha lantaran ongkos transportasi melonjak tajam.

“Biaya transportasi kini sekitar 35 ribu naira, padahal Februari lalu saya cuma membayar 15 ribu naira,” katanya.

Tak cuma transportasi, harga kebutuhan pokok dan hewan kurban juga merasakan lonjakan drastis.

Di Pasar Ternak Kubwa, Abuja, sejumlah pembeli cuma datang demi menanyakan harga semasih belum akhirnya pergi tanpa membeli.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *