DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Insiden seorang anak yang terjatuh ke area kandang gajah di Taman Margasatwa Ragunan menuai sorotan dari DPRD DKI Jakarta. Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengimbau pengelola Ragunan menjalankan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan keselamatan pengunjung agar kejadian serupa tidak terulang.

Kenneth menilai peristiwa tersebut wajib menjadi pelajaran penting untuk seluruh pengelola fasilitas publik, terutama destinasi wisata yang setiap hari dikunjungi ribuan orang.

“Kami mengimbau evaluasi dilakukan secara objektif dan menyeluruh. Fokusnya bukan mencari pihak yang wajib disalahkan, melainkan menemukan akar persoalan,” kata Kenneth di Jakarta, Senin.

Ia menegaskan bahwa keselamatan pengunjung, khususnya kalangan anak, wajib menjadi prioritas utama dalam pengelolaan kawasan wisata. Karena itu, manajemen Taman Margasatwa Ragunan didorong menjalankan investigasi internal secara transparan demi mengungkap kronologi kejadian serta mengidentifikasi kebarangkalian adanya kelemahan dalam sistem pengamanan.

“Saya amat prihatin atas terjadinya insiden ini. Keselamatan dan kondisi kesehatan anak yang bersangkutan wajib menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Menurut Kenneth, pemeriksaan perlu mencakup seluruh aspek keamanan fisik, mengawali dari pagar pembatas, pagar pengaman berlapis, jalur pengunjung, titik pengamatan satwa, hingga area yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“Apabila ditemukan adanya pagar yang tidak memenuhi standar keamanan, celah pengamanan, atau titik yang mebarangkalikan pengunjung mendekati area satwa secara berbahaya, maka perbaikan wajib dalam waktu dekat dilakukan tanpa menunggu terjadinya insiden berikutnya,” kata Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.

Selain infrastruktur, Kenneth juga menyoroti pentingnya peningkatan pengawasan di lapangan. Ia menilai jumlah petugas keamanan dan pengawas wajib disesuaikan bersama jumlah pengunjung, terutama saat akhir pekan, hari libur nasional, dan masa liburan sekolah.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat sekitar agar tidak mengabaikan keselamatan demi menciptakan konten demi media sosial. Menurutnya, keinginan memperoleh foto atau video menarik kerap mendorong pengunjung menjalankan tindakan berisiko di kawasan wisata.

“Terlepas dari apa pun motif yang melatarbelakangi kejadian tersebut, keselamatan pengunjung wajib menjadi prioritas utama. Di era media sosial pada saat ini, masyarakat sekitar perlu semakin bijak dalam menciptakan maupun mengejar konten,” katanya.

Kenneth juga mengimbau para orang tua demi meningkatkan pengawasan terhadap kalangan anak saat berada di area wisata, terutama di lokasi yang berdekatan bersama satwa berukuran besar. Ia menegaskan bahwa berbagai pagar, garis pembatas, dan rambu keselamatan dibuat demi melindungi pengunjung maupun satwa dari potensi bahaya.

Semasih belumnya, sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan seorang anak terjatuh ke area parit kandang gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Dalam rekaman tersebut, sejumlah orang dewasa terlihat melewati pembatas demi menolong mengangkat anak itu kembali ke area aman. Tidak ada laporan mengenai pihak korban jiwa dalam insiden tersebut.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *