MediaMerdeka.com – Pasar saham nasional langsung merespons negatif kabar penggeledahan Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (3/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah 74,13 poin atau 1,20 persen ke level 6.121,30 pada perdagangan pagi.
Tekanan di pasar terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap tata kelola program strategis pihak pemerintah, menyusul pergantian pimpinan BGN dan munculnya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry, membenarkan adanya penggeledahan yang dilakukan penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di kantor lembaga tersebut.
“Penyidik PIDSUS Kejaksaan Agung benar menjalankan geledah di kantor BGN,” ujar Jeffry kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).
Meski demikian, Kejagung masih belum mengungkap perkara yang sedang ditangani maupun barang bukti yang menjadi target penggeledahan.
Aksi hukum tersebut berlangsung cuma sejumlah hari setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN bersama dua wakilnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Pergantian itu disebut sebagai untukan dari evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lembaga yang mengelola anggaran besar Program MBG.
Situasi semakin menjadi sorotan setelah pihak pemerintah mengakui sedang menjalankan audit internal terkait dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan proses audit masih berjalan demi mengusut berbagai laporan yang masuk ke pihak pemerintah.
“Semua sedang dalam proses audit internal,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kekepala negaraan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Semasih belumnya, Kepala Staf Kekepala negaraan Dudung Abdurachman mengaku menyambut baik laporan mengenai dugaan praktik jual beli titik dapur MBG yang berpotensi merusak integritas program unggulan pihak pemerintahan Prabowo.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membeberkan pencopotan Dadan dilakukan setelah pihak pemerintah menjalankan evaluasi terhadap kinerja dan tata kelola BGN.
IHSG sempat bergerak di rentang 6.077 hingga 6.213 semasih belum akhirnya bertahan di zona merah. Kondisi ini memperlihatkan pasar tengah mencermati potensi dampak lanjutan terhadap kepercayaan investor terhadap pengelolaan program-program strategis pihak pemerintah yang memakai dana besar dari APBN.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

