MediaMerdeka.com – Pemerintah Republik Islam Iran pada saat ini tengah mempersiapkan prosesi pemakaman berskala besar demi melepas kepergian mendiang Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei.
Upacara penghormatan terakhir untuk tokoh sentral negara tersebut rencananya akan diselenggarakan di tiga kota utama, yakni Teheran, Qom, dan Mashhad.
Rangkaian prosesi pemakaman ini diperkirakan menjadi salah satu perhimpunan umat Islam dan penganut Syiah terbesar yang sempat tercatat dalam sejarah.
Wakil Wali Kota Teheran demi Urusan Sosial dan Budaya, Mohammad-Amin Tavakolizadeh, menyerahkan rincian terkait rencana pemakaman tersebut pada Selasa.
Ia menerangkan bahwa jenazah Ayatollah Ali Khamenei nantinya akan dikebumikan di dekat Makam Imam Reza di Kota Mashhad.
Terkait jadwal pelaksanaan, otoritas setempat telah menetapkan bahwa prosesi pemakaman akan berlangsung pada akhir Zulhijjah 1447 Hijriah hingga awal Muharram 1448 Hijriah, yang bertepatan bersama pertengahan Juni mendatang.
Tavakolizadeh mengonfirmasi rangkaian penghormatan terakhir akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut.
Khusus di Teheran, prosesi penghormatan dan doa bersama dijadwalkan berlangsung selama sedikitnya 24 jam penuh.
Diperkirakan Dihadiri Jutaan Pelayat
Kota Mashhad, yang telah ditetapkan sebagai lokasi peristirahatan terakhir mendiang, kini bersiap menyambut gelombang besar pelayat dari berbagai penjuru.
Pemerintah setempat memperkirakan jutaan pelayat tidak cuma datang dari dalam negeri, namun juga dari sejumlah negara bagaikan Pakistan, Afghanistan, India, dan Bangladesh.
“Upacara pemakaman Ali Khamenei akan menjadi perhimpunan umat Islam dan Syiah terbesar sedunia,” ujar Tavakolizadeh dikutip dari Antara.
Ia juga menyoroti bagaimana suasana duka mendalam tersebut telah melampaui batas-batas Iran.
Menyusul penetapan masa berkabung resmi di Irak yang diikuti pelaksanaan upacara pemakaman simbolis di berbagai kota, ia meyakini gelombang duka serupa akan terjadi di negara-negara lain.
Tavakolizadeh menilai suasana berkabung juga akan menyelimuti negara-negara Islam yang memiliki ikatan kuat bersama Iran, bagaikan Pakistan, Afghanistan, dan Yaman.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

