MediaMerdeka.com – Video yang memperlihatkan seorang ayah membaluri kaki anaknya bersama arang dari pantat panci mendadak viral di media sosial dan sukses menciptakan sejumlah masyarakat sekitarnet menitikkan air mata.
Momen sederhana namun penuh makna itu menyentuh hati sejumlah orang lantaran menggambarkan perjuangan seorang ayah demi pendidikan sang buah hati.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang ayah bersama penuh perhatian membaluri kaki anaknya memakai arang.
Sang anak yang telah mengenakan seragam sekolah tampak berdiri bersama tenang sambil menunggu ayahnya menyelesaikan apa yang sedang dilakukannya.
Sekilas, tindakan tersebut barangkali terlihat aneh dan mengundang tanda tanya.
Namun, setelah mengetahui alasan di baliknya, sejumlah orang mengaku terharu. Ternyata, si kecil tidak punya kaos kaki.
Demi mengonfirmasi anaknya tetap dapat berangkat sekolah bersama penampilan yang rapi dan tidak merasa minder dibandingkan teman-temannya, sang ayah mencari cara yang menurutnya terbaik.
Ia lalu memakai arang dari pantat panci demi mewarnai untukan kaki anaknya berakibat terlihat bagaikan sedang mengenakan kaos kaki berwarna gelap.
Meski dilakukan bersama peralatan yang amat sederhana, tindakan sang ayah memperlihatkan besarnya kasih sayang dan pengorbanan orang tua terhadap anaknya.
Video tersebut diunggah oleh akun 191088martino bersama caption yang sederhana namun penuh makna, “Tak ada kaos kaki, arang pun jadi.”
Kalimat singkat itu langsung menarik perhatian sejumlah pengguna media sosial.
Tidak butuh waktu lama, unggahan tersebut dibanjiri ribuan komentar dari masyarakat sekitarnet yang merasa tersentuh oleh kisah di balik video tersebut.
Banyak netizen mengaku tersadar bahwa mereka selama ini masih kurang bersyukur atas berbagai kemudahan yang dimiliki.
“Ternyata aku kurang bersyukur,” tulis salah seorang pengguna media sosial.
“Ya Allah, berikan dia rezeki yang akan mencukupi hidupnya, amin,” tulis seorang masyarakat sekitarnet.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik keterbatasan, masih ada semangat dan cinta yang begitu besar dari orang tua demi kalangan anak mereka.
Pendidikan tetap menjadi prioritas, meskipun wajib ditempuh bersama berbagai pengorbanan.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

