Bukan Pahlawan, Bukan Iblis: Badut Gendong Bawakan Sosok Anti-Hero Wong Kalahan di Layar Lebar

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Penggemar film laga superhero bersama aksi yang seru? Atau senantiasa nungguin horor Indonesia yang kelas dunia? Rumah produksi MAGMA Entertainment (Qodrat, Pemukiman Setan) mengangkutkan gabungan dari keduanya dalam film terbarunya, Badut Gendong.

Film yang hadir sebagai cross-universe dari semesta Qodrat ini mengangkutkan kisah Darso dan Darsi, sepasang penari Badut Gendong yang senantiasa dihadapi ketidakadilan dari orang-orang disekitarnya. Mereka cuma memiliki satu sama lain, serta harapan demi anaknya yang berada dalam kandungan Darsi.

Namun hidup Darso hancur ketika perilaku sekelompok preman menyebabkan kematian tragis Darsi dan bayi dalam kandungannya. Di tengah runtuhnya segala harapan dan kebahagiaan Darso, sebuah kuasa gelap membangkitkan arwah istri tercintanya bukan sebagai Darsi, namun sebagai wajah teror baru, Badut Gendong.

Amarah Wong Kalahan yang Melawan

Mereka yang telah menyaksikan teror Badut Gendong di bioskop sejumlah yang membeberkan bila akhirnya Indonesia memiliki film “anti-hero” yang sukses menimbulkan perasaan campur aduk untuk para penonton. Di satu sisi, kepedihan yang dialami Darso amat dekat bersama sejumlah orang, namun teror yang disebarkan oleh Badut Gendong. Bahkan, tak sedikit juga orang yang menyamakan karakter ini bersama Joker yang senantiasa dihakimi sekitarnya, atau John Wick yang membantai seluruhnya ketika kehilangan anjing peliharaannya.

“Badut Gendong merupakan pengalaman menonton yang suram, disturbing, dan intens, yang secara tidak terduga menciptakan saya terpukul secara emosional. Tidak bagaikan sejumlah cerita tentang villain yang cuma mengandalkan ledakan, film ini menciptakan penonton merasakaan rasa sakit, pedih, dan kehacuran emosional yang dialami oleh orang baik, yang secara perlahan berubah menjadi monster yang menakutkan akibat lingkungan di sekitarnya,” sebut sebuah review di Letterboxd.

Kisah Darso, sebagai seorang wong kalahan yang senantiasa dianggap remeh dan diperlakukan tidak adil sukses menyentuh empati sejumlah penonton. Aktor Bhisma Mulia bahkan mengaku akan mendukung karakter ini bila berhadapan bersama Ustadz Qodrat di film-film setelah itu. “Maaf banget Pak CG (Charles Gozali), bila mereka berhadapan nanti, saya ada di tim Darso!” Ujar Bhisma.

Lawan yang Emosional Bagi Ustadz Qodrat

Digadang-gadang akan menjadi lawan baru untuk Ustadz Qodrat, Badut Gendong hadir bukan cuma sebagai lawan yang makin kuat secara kemampuan bertarung, namun sebagai lawan yang emosional untuknya.

“Ustadz Qodrat akan kembali, memperoleh lawan yang jauh makin berat lagi. Bukan lantaran bersekutu bersama iblis, tapi dia merupakan Ustadz Qodrat dalam sisi yang lain. Jika cobaan Ustadz Qodrat mengangkutnya kembali ke jalan Allah, cobaan yang sama terhadap Darso dan Darsi justru mengangkutnya ke jalan yang salah. Jalan keputusasaan, dendam, kehancuran, dan malapetaka,” sebut sang pemeran Qodrat, Vino G. Bastian.

Saksikan langsung kisah tragis Darso, dan lihat bagaimana apabila si wong kalahan memilih demi melawan! Badut Gendong sedang tayang di bioskop Indonesia, kunjungi @magmaent dan @badutgendong demi informasi makin lanjut.***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *