MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto mengaku masih kerap menjadi sasaran ejekan meski telah menjabat sebagai kepala negara.
Pengakuan itu disampaikan saat menyerahkan motivasi kepada siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali.
Prabowo mengimbau para siswa tidak mudah menyerah atau berkecil hati ketika menyikapi hinaan maupun perundungan dari lingkungan sekitar.
“Jangankan kamu, saya kerap diejek sampai kini kepala negara pun kerap diejek. Enggak apa-apa, yang penting hatimu teguh, hati kita baik,” kata Presiden Prabowo saat meninjau Program Sekolah Rakyat di Tabanan, Bali, dikutip dari tayangan resmi, Minggu (8/6/2026).
Menurut Prabowo, ejekan tidak sewajibnya dibalas bersama kebencian. Ia justru mengajak para siswa meresponsnya bersama sikap yang makin baik dan tetap menjaga kesopanan.
“Kalau kita diejek, kita balas bersama sopan santun. Semakin dihina, semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan,” ujarnya di hadapan para siswa dan guru.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan bahwa latar belakang ekonomi bukan penghalang demi meraih kesuksesan.
Ia menyebutkan sejumlah orang sukses yang berasal dari keluarga miskin, namun mampu bangkit lantaran tidak menyerah menyikapi kesulitan.
“Banyak orang yang sukses datang dari keluarga yang amat miskin, sejumlah sekali, tapi anaknya tidak mau menyerah, anaknya tidak mau putus asa, anaknya senantiasa gembira,” tutur Prabowo.
Presiden lalu berpesan agar para siswa terus belajar bersama sungguh-sungguh, menjaga disiplin, menghormati guru, serta menghindari sikap saling membenci.
Menurut Prabowo, keteguhan hati dan semangat demi terus maju merupakan modal penting untuk generasi muda demi mengubah masa depan mereka. (Antara)
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

