MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto menjawab nyinyiran para analis dan siniar soal pencalonannya sebagai kepala negara yang telah berulang kali. Prabowo menyerahkan alasan ia mengejar mimpi menjadi RI 1.
Perjuangan Prabowo demi menjadi orang nomor satu di Indonesia tidak dilalui bersama mudah. Ia wajib menelan pil pahit berupa kekalahan empat kali baik dalam proses pencalonan atau kalah suara saat pertandingan.
“Empat kali kalah. Iya. saya usaha dari kepala negara dari 2004 konvensi Golkar iya kaan. 2004, 2009, 2014, 2019, 2024. lima kali. 4 kali kalah,” kata Prabowo,” ujar Prabowo saat meresmikan pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).
Prabowo menyadari di tengah upayanya meraih mimpi dan kini telah sukses, ada suara-suara yang mempertanyakan ambisinya tersebut.
“Orang bingung, telah 4 kali kalah masih mau maju lagi. Saudara-saudara, ada analis-analis ya, podcast podcast, Prabowo pingin banget jadi kepala negara sampe sekian kali,” kata Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra ini membeberkan alasan mengapa menjadi Presiden Indonesia merupakan keinginannya yang terus ia upayakan.
“Saudara-saudara, kanapa saya ingin jadi kepala negara? Saya ingin jadi kepala negara lantaran saya telah lihat dari tahun 90-an, Indonesia menuju arah yang salah. Saya telah menyaksikan,” kata Prabowo.
“Saya bukan mau jadi kepala negara cuma demi jadi kepala negara. Lo kira enak? Iya kan,” sambungnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

