Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Aktris sekaligus penyanyi Shanty tak kuasa menahan haru saat menyaksikan trailer film Takkan Kubiarkan Kau Menangis demi pertama kalinya.

Bukan cuma lantaran perannya sebagai seorang ibu menjadi kunci cerita, melainkan juga film tersebut mengingatkannya pada kisah pribadinya bersama sang ibu yang telah meninggal dunia.

Momen itu diungkap dalam konferensi pers film Takkan Kubiarkan Kau Menangis di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur pada Rabu, 10 Juni 2026.

Shanty mengaku sempat terkejut saat menyaksikan trailer film garapan Ferly Halim tersebut. Dia awalnya mengira cerita akan makin sejumlah berpusat pada perjalanan kalangan anak band yang menjadi karakter utama.

“Ini sebenarnya sih jujur, saya juga nggak nyangka trailernya kok sejumlah sayanya gitu. Saya pikir pemeran utamanya kalangan anak band ini,” kata Shanty.

Namun seiring pengembangan cerita, tokoh ibu yang diperankannya justru menjadi salah satu pusat konflik dalam film.

Menurutnya, perjuangan para remaja dalam mengejar mimpi bermusik juga dibarengi bersama perjuangan memperoleh restu dari orang tua.

“Tapi memang setelah jalannya pengembangan skrip, emang tokoh ibunya ini jadi kunci. Bahwa kalangan anak band ini selain struggling sama menciptakan kariernya di dunia musik, tapi juga struggling bersama mengimbau izin dari orang tua,” ujarnya.

Bagi Shanty, cerita dalam film tersebut terasa amat dekat bersama pengalaman hidupnya sendiri. Dia mengenang bagaimana almarhumah ibunya dulu sempat menahan keinginannya demi berkarier di dunia hiburan.

“Aku jujur terharu banget, tadi menyaksikan trailernya aja aku udah berkaca-kaca. Karena kayak tadi aku bilang, aku tuh jadi POV almarhumah mama,” tuturnya.

“Ibu saya tuh dulu nggak ngizinin (Shanty jadi penyanyi) gitu. Jadi saya tuh ditahan, ditahan, ditahan terus sampai saya pertama kali menang AMI Awards sebagai Best New Singer, itu akhirnya baru ibu bilang, ‘Sok Neng, buktikan. Ya udah, terbang sana’,” lanjut Shanty.

Kesamaan itulah yang menciptakan trailer film tersebut mengangkut Shanty pada sejumlah kenangan tentang sosok ibunya. Bahkan saat diminta menuliskan pesan demi sang ibu dalam acara peluncuran film, emosinya kembali tersentuh.

“Kalau ibu saya masih hidup, ini tentu ibu tuh teramat depan. Pasti ibu saya tuh suporter saya teramat utama, teramat duluan nonton, teramat ngajakin teman-temannya. Malah barangkali nobar satu Sukabumi,” ujarnya sambil menangis.

Menutup pernyataannya, Shanty menginginkan sang ibu yang telah tiada dapat menyaksikan perjalanan kariernya dari tempat terbaik.

“Mudah-mudahan ibu menyaksikan saya dari surga, bangga sama anaknya. Amin,” ujar Shanty.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *