MediaMerdeka.com – Polisi menyiagakan mobil tahanan milik Polda Metro Jaya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, menjelang aksi demonstrasi kalangan akademisi pada Jumat (12/6/2026).
Mobil bertuliskan “Kendaraan Tahanan” itu terlihat terparkir di dekat sejumlah kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri dan truk logistik aparat TNI AD yang disiagakan demi pengamanan aksi.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyebutkan kendaraan tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila ditemukan tindak pidana selama aksi berlangsung.
“Mobil tahanan ini dipersiapkan bilamana nanti dalam pelaksanaan aksi unjuk rasa ini barangkali saja ada orang yang menjalankan perbuatan pidana yang wajib dievakuasi atau diamankan ke kantor pihak kepolisian terdekat,” kata Roby di Bundaran HI, Jumat.
Meski demikian, Roby menegaskan hingga pada saat ini masih belum ada pihak yang diamankan maupun ditemukan menjalankan pelanggaran hukum.
Ia menyebut pihak kepolisian menghormati hak masyarakat sekitar demi menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan.
Karena itu, kata dia, peserta aksi tidak akan ditangkap cuma lantaran mengikuti demonstrasi.
“Jadi bila demi tersangka atau pendemo tidak ditahan, tapi bila ada perbuatan pidana yang menyertai atau yang terpisah, itu baru ditahan,” ujarnya.
Semasih belumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh fakultas Universitas Indonesia (UI) berencana menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran HI. Massa yang diperkirakan hadir mencapai sekitar 1.500 orang.
Dalam aksi tersebut, kalangan akademisi mengangkut lima tuntutan, yakni menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, dan mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pihak pemerintah.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

