Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Massa aksi di Kawasan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, masih bertahan memasuki Jumat petang (12/6/2026). Barisan demonstran dilaporkan meluber dan mengular hingga ke kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih tertahan oleh barikade ketat aparat keamanan di ruas Jalan M.H. Thamrin.

Ketegangan sempat terasa saat gelombang massa terus merangsek maju di tengah pengawalan ketat kepihak kepolisianan.

Pantauan di lokasi, kekuatan massa semakin berlipat ganda saat rombongan besar kalangan akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) tiba dan bergabung di titik aksi sekitar pukul 17.54 WIB.

Kehadiran mereka seolah menjadi suntikan energi baru untuk ribuan demonstran yang telah memadati jalanan sejak siang.

Kondisi jalanan kini lumpuh total, tertutup oleh lautan kalangan akademisi dan elemen masyarakat sekitar sipil. Pekik yel-yel perlawanan dan orasi politik yang menggelegar terus membakar semangat massa.

Seorang orator dari kalangan akademisi IPB membakar semangat rekan-rekannya agar tidak mundur selangkah pun.

“Kawan-kawan kita baru datang. Jangan sampai keringat kita yang datang dari Bogor….kita tetap bertahan!” serunya dari atas mobil komando.

Suasana semakin syahdu sekaligus heroik saat lagu “Buruh Tani” bergema di udara, bersahut-sahutan bersama suara klakson kendaraan yang terjebak di sekitar Bundaran Hotel Indonesia.

Hingga pukul 18.23 WIB, barisan massa masih solid dan memanjang hingga ke area Dukuh Atas. Meski malam mengawali turun, semangat massa masih belum surut.

Teriakan “Revolusi… revolusi!” terus menggema, bersahut-sahutan dari barisan terdepan hingga ke barisan teramat belakang, menandakan aksi masih akan terus berlanjut.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *