Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

admin
By
admin
4 Min Read

MediaMerdeka.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memantau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 di wilayahnya.

Ia memantau langsung di Posko SPMB di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan SMA Negeri 3 Kota Semarang pada Sabtu, 13 Juni 2026. Berdasarkan pantauan, pelaksanannya sejauh ini berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti.

Berdasarkan pantauan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan, rata-rata kendala yang dihadapi oleh calon peserta didik dan orangtua/wali murid merupakan terkait aplikasi. Namun seluruh itu telah langsung dapat diatasi melalui penjelasan dari petugas.

“Rata-rata tidak dapat mengaplikasikan terkait unggah data dan sebagainya, tapi telah kita bantu seluruhnya,” jelas Luthfi disela pantauan.

Ia mengapresiasi kinerja petugas SPMB yang menyerahkan pelayanan prima kepada masyarakat sekitar. Bahkan pada hari Sabtu yang biasanya kantor libur, para petugas tetap setia memantau sistem SPMB. Begitu juga yang terlihat di SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi menyaksikan para guru tetap siaga di sekolah demi melayani masyarakat sekitar terkait SPMB.

“Ini salah satu bentuk pelayanan kita, agar kalangan anak yang mendaftar SMA ini dapat memilih dan memilah. Mereka itu merupakan aset untuk provinsi di akan datang,” kata Luthfi.

Dalam pelaksanaan SPMB 2026 ini, Luthfi kembali menegaskan tagline “No Titip-titip, No Jastip”. Dengan begitu pelaksanaannya berjalan secara berintegritas. Semua petugas SPMB akan bertindak secara profesional, berakibat seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan yang sama.

Dalam penerimaaan siswa ini, baik jalur maupun kuota telah ditetapkan sejak awal. Di antaranya jalur dan kuota SMA Negeri meliputi domisili 33%, afirmasi 32%, prestasi 30%, dan mutasi 5%. Sementara demi SMK Negeri melalui prestasi 75%, afirmasi 15%, dan domisili 5%.

“Percayalah, kita dapat merekrut peserta didik secara profesional, sesuai ketentuan, dan tidak melanggar hukum. Berikan penjelasan kepada seluruh orangtua/wali murid bersama jelas agar tidak ada komplain. SPMB 2026 ini wajib makin baik dari tahun pada hari semasih belumnya,” katanya saat menyapa petugas SPMB di Kantor Cabang Dimas Pendidikan secara daring.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Sadimin menerangkan bahwa demi SPMB tahun ajaran 2026/2027 ini telah dilakukan penguatan sistem bersama menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Jateng dan korporasi teknologi Alibaba.

Penguatan sistem tersebut demi mencegah risiko jaringan drop, yakni bersama memakai cloud server bersama teknologi auto scaling. Teknologi tersebut mebarangkalikan kapasitas server bertambah secara otomatis, mengikuti lonjakan jumlah pendaftar.

Selain itu, Pemprov Jateng juga menyiapkan sistem cadangan atau backup multi-zone. Jika salah satu pusat data merasakan gangguan, sistem cadangan di lokasi lain akan langsung mengambil alih, berakibat proses pendaftaran tidak terhenti.

Dari sisi keamanan, Sadimin mengonfirmasi data pribadi calon siswa terlindungi dari risiko kebocoran maupun serangan siber. Sistem keamanan diperkuat bersama teknologi verifikasi dan perlindungan berbasis cloud.

“Kami menjamin perlindungan penuh terhadap data pribadi siswa, dari risiko kebocoran data maupun serangan siber,” katanya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *