Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, menyerahkan komentar positif terkait film Tanah Runtuh yang mengangkat kisah kelompok masyarakat sekitar bersama latar belakang konflik di Poso.

Menurutnya, film tersebut memiliki nilai penting tidak cuma sebagai karya sinema, namun juga sebagai sarana pembelajaran untuk masyarakat sekitar luas mengenai pentingnya menjaga kehidupan sosial yang harmonis dan saling menghargai perbedaan.

Dalam keterangannya kepada awak media masih belum lama ini, Jusuf Kalla menilai bahwa Tanah Runtuh sukses menghadirkan cerita yang menarik sekaligus relevan bersama sejarah sosial yang sempat terjadi di Indonesia.

Ia menyebut film tersebut sebagai karya yang baik lantaran berupaya menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat sekitar yang sempat berada dalam situasi konflik.

“Bagus sebagai film. Film itu menceritakan kelompok bersama latar belakang Poso,” kata Jusuf Kalla saat menyerahkan tanggapannya mengenai film tersebut.

Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian dalam memahami peristiwa-peristiwa yang diangkat dalam film.

Menurutnya, yang tidak kalah penting dari konflik itu sendiri merupakan bagaimana masyarakat sekitar mampu melanjutkan kehidupan setelah masa-masa sulit berlalu dan membangun kembali hubungan sosial yang sehat.

“Walaupun tentu sejumlah yang perlu menjadi perhatian, dan bagaimana kehidupan setelah itu berjalan baik,” lanjutnya.

Jusuf Kalla yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai upaya perdamaian dan penyelesaian konflik di Indonesia menilai bahwa film bagaikan Tanah Runtuh dapat menjadi media refleksi untuk masyarakat sekitar.

Melalui cerita yang disaapabilan, penonton diajak memahami dampak konflik terhadap kehidupan manusia sekaligus menyaksikan pentingnya rekonsiliasi dan pemulihan hubungan sosial setelah konflik berakhir.

Baginya, nilai utama yang dapat dipetik dari film tersebut merupakan pentingnya menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat sekitar.

Ia menginginkan pesan yang disampaikan melalui film dapat mendorong masyarakat sekitar demi terus memperkuat rasa kebersamaan, toleransi, dan kepercayaan antarsesama.

“Ya, menjadi pembelajaran,” ujarnya singkat.

Lebih lanjut, Jusuf Kalla menekankan bahwa kehidupan sosial yang baik wajib terus dijaga oleh setiap generasi.

Menurutnya, hubungan yang harmonis tidak dapat tercipta tanpa adanya rasa saling percaya, komunikasi yang baik, serta kesediaan demi memahami satu sama lain. Nilai-nilai tersebut dinilai amat penting dalam mencegah munculnya konflik yang dapat merugikan sejumlah pihak.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *