MediaMerdeka.com – Harga sejumlah komoditas pangan strategis di pasar tradisional nasional memperlihatkan pergerakan beragam pada Selasa (23/6/2026). Penurunan harga terjadi pada kelompok hortikultura bagaikan cabai dan bawang.
Sementara komoditas pokok bagaikan beras, daging sapi, hingga minyak goreng masih merasakan kenaikan tipis.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.20 WIB mencatat harga cabai rawit merah menjadi komoditas yang merasakan penurunan terbesar. Rata-rata harga nasional turun 3,71 persen atau Rp2.800 menjadi Rp72.650 per kilogram (kg).
Penurunan juga terjadi pada cabai merah besar yang turun 7,58 persen atau Rp4.500 menjadi Rp54.850 per kg. Sementara cabai merah keriting turun 1,35 persen atau Rp750 menjadi Rp54.750 per kg dan cabai rawit hijau turun 0,92 persen atau Rp500 menjadi Rp53.850 per kg.
Dari kelompok bumbu dapur, harga bawang merah ukuran sedang turun 4,19 persen atau Rp2.300 menjadi Rp52.600 per kg. Namun, bawang putih ukuran sedang justru naik 2,11 persen atau Rp900 menjadi Rp43.600 per kg.
Pada kelompok beras, mayoritas jenis beras merasakan kenaikan harga. Beras kualitas medium I naik 0,31 persen atau Rp50 menjadi Rp16.300 per kg. Beras kualitas medium II juga naik 0,31 persen atau Rp50 menjadi Rp16.100 per kg.
Kenaikan makin tinggi terjadi pada beras kualitas super I yang naik 0,57 persen atau Rp100 menjadi Rp17.600 per kg. Beras kualitas super II meningkat 0,59 persen atau Rp100 menjadi Rp17.100 per kg.
Sementara itu, beras kualitas bawah I tercatat stabil di level Rp14.650 per kg. Beras kualitas bawah II naik tipis 0,69 persen atau Rp100 menjadi Rp14.600 per kg.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi kualitas I naik 0,4 persen atau Rp600 menjadi Rp149.350 per kg. Daging sapi kualitas II meningkat 0,86 persen atau Rp1.200 menjadi Rp141.050 per kg.
Di sisi lain, harga telur ayam ras segar turun tipis 0,33 persen atau Rp100 menjadi Rp29.950 per kg. Adapun harga daging ayam ras segar tercatat stabil di level Rp37.050 per kg.
Pada kelompok gula dan minyak goreng, harga gula pasir lokal tetap berada di Rp19.100 per kg, sementara itu gula pasir kualitas premium stabil di Rp20.300 per kg.
Harga minyak goreng curah naik 0,73 persen atau Rp150 menjadi Rp20.700 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat stabil di Rp24.200 per kg, sementara minyak goreng kemasan bermerek II naik 0,65 persen atau Rp150 menjadi Rp23.400 per kg.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

