MediaMerdeka.com – Akses ke pasar keuangan global selama ini identik bersama proses yang rumit, biaya tinggi, dan dominasi institusi besar.
Namun, perubahan besar mengawali terlihat setelah mantan Gubernur New York Andrew M. Cuomo mendukung inisiatif yang menggabungkan infrastruktur bursa tradisional bersama teknologi blockchain.
Langkah ini dinilai dapat membuka peluang makin luas untuk masyarakat sekitar, termasuk investor ritel di berbagai negara, demi mengakses instrumen keuangan global secara makin mudah melalui platform digital.
Transformasi tersebut lahir dari kemitraan antara Intercontinental Exchange (ICE), operator berbagai bursa keuangan dunia, bersama korporasi teknologi Web3, OKX.
Andrew Cuomo Dorong Akses Finansial yang Lebih Luas
Cuomo menilai masa depan pasar keuangan akan ditentukan oleh kemampuan inovasi dan regulasi demi berjalan beriringan.
“Babak berikutnya dari pasar keuangan akan ditentukan oleh seberapa baik inovasi dan regulasi pihak pemerintah dapat bergerak maju bersama,” ujar Cuomo yang ditunjuk sebagai pimpinan bersama dalam proyek tersebut.
Menurutnya, integrasi teknologi blockchain bersama infrastruktur pasar keuangan yang telah mapan berpotensi menciptakan sistem yang makin efisien, transparan, dan inklusif.
“Kemitraan ini menyatukan teknologi blockchain kelas dunia milik OKX bersama infrastruktur pasar tepercaya milik ICE demi menolong membangun sistem keuangan yang makin modern, transparan, dan tangguh untuk masa depan,” lanjut Cuomo.
Ia juga menyoroti potensi blockchain dalam memperluas akses layanan keuangan kepada kelompok masyarakat sekitar yang selama ini masih belum terlayani secara optimal, termasuk generasi Z (Gen Z).
“Secara pribadi, saya antusias bersama prospek dampak sosial yang dapat dihadirkan teknologi blockchain: demokratisasi keuangan, yang mengangkut layanan keuangan dasar kepada masyarakat sekitar yang selama ini kurang terlayani,” ungkapnya.
Bukan Tentang Kripto, Melainkan Digitalisasi Aset
Salah satu tujuan utama proyek ini merupakan menghadirkan proses digitalisasi aset keuangan berakibat transaksi dapat berlangsung makin cepat dan efisien.
Cuomo menegaskan bahwa inisiatif tersebut tidak semata-mata berkaitan bersama aset kripto bagaikan yang kerap dipersepsikan publik.
“Anda secara virtual dapat melangkah masuk melalui pintu depan New York Stock Exchange melalui ponsel pintar Anda, dan Anda dapat menjalankannya tujuh hari seminggu bersama cara yang semasih belumnya tidak sempat barangkali dilakukan,” katanya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

