Aktivis BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Amnesty Singgung Kapolri Baru

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Amnesty International Indonesia mengecam keras penganiayaan yang menyasar Koordinator Bidang Sosial dan Politik BEM Universitas Indonesia Hafidz Haernanda saat sedang berkendara di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (4/10/2026) malam.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menduga tindak kekerasan itu merupakan upaya teror, mengingat Hafidz dikenal kerap mengkritik pihak pemerintah.

“Bisa jadi, serangan terhadap Hafidz yang terjadi pada hari Minggu, 4 Oktober tengah malam, amat berhubungan bersama rencana Hafiz bersama sejumlah kampus demi menyampaikan aspirasi kepada pihak pemerintah. Kita tahu Hafiz merupakan salah seorang aktivis kalangan akademisi yang amat kritis dan berani,” kata Usman melalui siaran pers yang diterima MediaMerdeka.com pada Senin (5/10/2026).

Menurut Usman, perilaku pengecut ini jelas merupakan upaya demi menggembosi suara-suara kritis masyarakat sekitar sipil. Bahkan berpotensi merendahkan wibawa sebagai negara hukum.

Karena itu, Amnesty mendesak pihak pemerintah, terkhusus kepihak kepolisianan, demi dalam waktu dekat menangkap dan menyeret tersangkanya ke pengadilan.

Usman juga berpendapat, momen ini menjadi penentuan apakah kepihak kepolisianan di bawah Kapolri Jenderal Suyudi Aryoseto mampu menjamin keberlangsungan HAM untuk masyarakat sekitar.

“Ini merupakan serangan terhadap wibawa negara, hukum, dan hak asasi manusia. Ini merupakan ujian pertama untuk Kapolri yang baru, Jenderal Suyudi Aryoseto,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Koordinator Bidang Sosial dan Politik BEM Universitas Indonesia Hafidz Haernanda dikabarkan merasakan penganiayaan oleh orang tak dikenal ketika sedang berkendara di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (4/10/2026) malam.

Hingga pada saat ini masih belum jelas siapa tersangka tindak bejat itu serta apa motif di baliknya.

Reporter: Alif Bintang

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *