MediaMerdeka.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono berencana demi menghapus program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke siswa penerima yang ada di sekolah elit, mengawali dari swasta, Taruna Nusantara, hingga Kemala Bhayangkari.
Hal ini disampaikan Sudaryono jelang pertemuan pertamanya bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Keaparatur negara kementerianan Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Jumat (28/8/2026). Ia menyebut bila dirinya ingin koordinasi bersama Purbaya soal penyisiran anggaran MBG.
“Saya kira kita telah sisir, kini ini kan kita telah sisir. Beberapa sekolah swasta yang memang swasta elit kan saya kira tidak membutuhkan MBG,” katanya.
Ia menyebut pada saat ini BGN telah menghapus sekitar 80 sekolah di Indonesia yang nantinya tidak akan menyambut baik MBG, mengawali dari sekolah swasta, Taruna Nusantara milik Keaparatur negara kementerianan Pertahanan, hingga Kemala Bhayangkari yang dikelola organisasi persatuan istri anggota Polri (Bhayangkari).
“Termasuk sekolah bagaikan Taruna Nusantara, lalu Kemala Bhayangkari, itu kan sekolah-sekolah berasrama kan ada sejumlah nih, bagaikan sekolah saya dulu SMA Taruna Nusantara kan tidak lalu memperoleh MBG, lantaran itu telah menjadi untukan dari kegiatan mereka sendiri-sendiri, kan gitu,” lanjutnya.
Ia lalu mengimbau publik demi mengecek situs radar MBG demi membuktikan apakah benar sekolah elit tidak lagi menyambut baik program andalan Presiden RI Prabowo Subianto.
Khusus demi pada tahun ini, BGN juga masih menyisir anggaran MBG ke para penerima manfaat. Sejauh ini mereka telah mengurangi 6 juta penerima MBG lantaran adanya data ganda.
Dicontohkan Sudaryono, mereka yang dihapus dari penerima MBG merupakan siswa yang telah terdaftar di pesantren, namun tercatat juga sebagai siswa SMP.
“Jadi ada dobel-dobel itu seluruh kita sisir, itu ada sekitar 6 jutaan,” imbuhnya.
Begitu pula demi Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) alias dapur MBG. BGN menemukan ada sejumlah SPPG yang dapurnya masih belum beroperasi namun telah menyambut baik uang.
“Jadi ini kita sisir seluruh. InsyaAllah so far so good lah ya, manageable gitu,” jelas Sudaryono.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

