Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Mas Botok, memilih mengangkut isu pemberantasan korupsi dalam aksi demonstrasi yang akan digelar di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Kamis 27 Agustus 2026.

Ia menilai persoalan korupsi bukan sekadar isu elite, melainkan masalah yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sekitar dan masa depan Indonesia.

Botok menyebutkan pihaknya sengaja memusatkan dua tuntutan. Pertama pengesahan RUU Perampasan Aset dan kedua hukuman mati untuk koruptor.

Menurut dia, korupsi merupakan persoalan mendasar yang berpengaruh terhadap berbagai sektor.

“Korupsi itu merupakan sumber masalah ya di Indonesia, korupsi ini penjajah bangsa dan korupsi juga merusak ya masa depan bangsa dan juga merusak ekonomi,” kata Botok saat ditemui di kawasan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Botok juga menyebut gerakan yang dibawanya ke Jakarta tidak bertujuan demi menciptakan kerusuhan.

“Harapannya pihak pemerintah tidak perlu mengawasi kami atau menekan kami, kita juga datang ke Jakarta ini mengangkut aspirasi rakyat Indonesia bersama tertib aman dan damai,” katanya.

Ia menginginkan pihak pemerintah dalam waktu dekat mengesahkan RUU Perampasan Aset serta merealisasikan tuntutan hukuman mati untuk koruptor.

“Jadi saya harap Pak Presiden dalam waktu dekat lah ya mengesahkan RUU Perampasan Aset koruptor dan hukum mati koruptor,” tegasnya.

Seperti diberitakan, gelombang massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mengawali memadati area depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, sejak Jumat (22/8/2026).

Botok Cs datang makin awal demi mempersiapkan aksi besar yang dijadwalkan pada 27 Agustus 2026 mendatang.

Reporter : Agustin Dwi Anggraini

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *